Rakor Jelang Pemilu Bersama KPU Palopo, Ini Harapan Judas Amir

30
Rakor jelang Pemilu. (Ist)

SULSELSATU.com, PALOPO – Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Palopo menggelar Rakor jelang Pemilu 2019 di Auditorium Saokotae, Selasa (26/3/2019).

Wali Kota Palopo Judas Amir yang menghadiri rakor tersebut berharap agar rangkaian pemilu dikawal dengan baik. Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintahan terkait untuk tetap melakukan koordinasi.

“Para camat, lurah, agar lakukan koordinasi dengan para pelaksana pemilu di lapangan sehingga semua kendala sebelum pencoblosan dapat diantisipasi dengan baik,” ujar Judas.

Ia juga berharap agar para camat dan lurah giat melakukan komunikasi langsung dengan asisten pemerintahan agar semua hal dapat diantisipasi dengan cepat. Kalau memang sifatnya mendesak, ia berharap agar dikomunikasikan langsung dengan dirinya.

“Camat lurah komunikasikan dengan Asisten Pemerintahan kalau ada hal yang harus ditindaklanjuti atau kalau sifatnya mendesak langsung telepon saya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para jajaran pemerintahan di semua tingkatan agar mengingatkan masyarakat dan berikan pemahaman agar mereka datang untuk menggunakan hak pilih mereka pada pemilu mendatang.

“Harapan kita para pelaksana dan pemerintah di semua tingkatan dapat berkoordinasi dalam setiap tahapan pemilu, agar semua berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” katanya.

Ketua KPU Kota Palopo, Abbas Johan menyampaikan bahwa rakor kali ini merupakan bentuk tidaklanjut hasil rakor di tingkat provinsi di mana pihaknya meminta kepada wali kota agar dipertemukan dengan para camat dan lurah terkait izin, tahapan, regulasi serta tempat atau lokasi.

Untuk izin, Abbas mengatakan, bahwa beberapa petugas PPS dan KPPS di TPS yang merupan ASN akan bekerja hingga 2 hari pasca-pencoblosan di mana masa itu masih merupakan jam berkantor agar dimudahkan izinnya.

“Kemudahan izin untuk petugas TPS yang berstatus ASN ini, sesuai instruksi Gubernur Sulsel pada saat rakor di Makassar beberapa waktu lalu,” ujar Abbas.

Hal lain yang disampaikan Abbas terkait penampungan kotak suara khususnya di setiap kecamatan dan kelurahan di mana tidak semua kantor camat atau kantor lurah mampu menampung kotak suara yang ada di setiap TPS.

“Ini penting kami sampaikan karena terkait rekapitulasi suara pada tingkat kecamatan, kemungkinan akan berlangsung selama 10 hari dan ini yang harus kita upayakan dapat berjalan baik,” pungkasnya.

Pada rakor tersebut, turut hadir Asisten Pemerintahan Burhan Nurdin, Kepala Kesbangpol dan Linmas Baso Sulaiman, Kasatpol PP Ade Chandra, Komisioner KPU Iswandi Ismail, Ahmad Adi Wijaya. Jaya Hartawan, dan Andi Haris Mubarak, serta para camat dan lurah se Kota Palopo.

Editor: Hendra Wijaya

 

 

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Soal Video Kekerasan Terhadap Anak di Sinjai, Ini Tanggapan P2TP2A

SULSELSATU.com, SINJAI- Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak...

April, BPJS Kesehatan Parepare Gelontorkan Rp38 Miliar Bayar Klaim Rumah Sakit

SULSELSATU.com, PAREPARE - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS ) Kesehatan...

Warga Sinjai Lapor ke Pengawas TPS Terima Duit dari Timses Caleg PAN

SULSELSATU.com, SINJAI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sinjai menemukan...

Baca Juga