Gowa Jadi Kabupaten Terpopuler di Media Versi PRIA 2019

SULSELSATU.com, GOWA – Kabupaten Gowa menerima penghargaan pada kategori terpopuler di media sub kategori pemerintah kabupaten versi Public Relation Indonesia Awards (PRIA) 2019. 

Mewakili Bupati Gowa, Kepala Bagian Humas dan Kerjasama Pemkab Gowa, Abdullah Sirajuddin menerima langsung penghargaan tersebut pada malam penghargaan 4th PR PRIA 2019 di Hotel Trans Luxury, Bandung. 

Abdullah Sirajuddin mengatakan, penghargaan ini sebagai apresiasi dari kerja-kerja kehumasan yang telah dilakukan oleh Pemkab Gowa, terkhusus lagi bagi jajaran humas dan kerjasama Pemkab Gowa.

“Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi untuk terus menjalankan peranan kehumasan utamanya di era 4.0 ini. Menyebarluaskam informasi pembangunan daerah untuk medapatkan kepercayaan di stakeholder, utamanya dari masyarakat,” jelasnya, Jumat, (29/3/2019). 

Menurut Bang Doel, sapaan akrabnya, kabupaten terpopuler di media versi PRIA 2019 yang berhasil diraih Kabupaten Gowa tidak lepas dari dukungan seluruh media.

Sinergitas dan kolaborasi humas dan media serta komunikasi yang dibangun lanjut dia, mendapatkan dukungan dalam memberitakan terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Gowa. Hal ini berdampak dengan pemberitaan positif yang kemudian hadir dan menjadi pengantar informasi ke masyarakat. 

Founder dan CEO PR Indonesia yang juga sebagai ketua panitia, Asmono Weikan menjelaskan pemberian PR Award ini karena melihat pekerjaan PR bukanlah pekerjaan remeh temeh, namun membutuhkan kerja keras membangun reputasi dan kepercayaan publik. 

“Kerja-kerja ini yang kami apresiasi dengan melakukan penilaian dan memberikan award untuk PR dari segala lini, baik di pemerintah, BUMN maupun swasta. Memberikan support penuh kepada transformasi PR Indonesia menjadi public relation yang strategis dan mumpuni,” ungkapnya. 

Selain Kabupaten Gowa, 10 kabupaten/kota lainnya yang berhasil meraih penghargaan yang sama diantaranya adalah Kabupaten Bogor, Jember, Bandung dan Gunung Kidul. 

Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Awang Darmawan