Jurnalis Peduli Sinjai Gelar Talk Show Panggung Caleg Millenial

76

SULSELSATU.com, SINJAI – Jurnalis Peduli Sinjai menggelar Talk Show Panggung Caleg Milenial, Rabu (10/4/2019). 

Tiga caleg milenial hadir dalam kegiatan ini. Mereka adalah, Muhlis Hajar Adiputra dari Partai Amanat Nasional dapil 4 Sinjai Tengah-Sinjai Barat. Kemudian, Satria Ramli dari partai Gerindra dapil 1 Sinjai Utara, Buluppoddo, dan Pulau Sembilan, serta Ardiansyah Haris dari partai Gerindra dapil 2 Sinjai Timur dan Tellulimpoe.

Ketua Jurnalis Peduli Sinjai, Syamsul Bahri mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan karena melihat animo caleg muda dalam Pemilu 2019 ini cukup tinggi. Dengan harapan untuk mengetahui latar belakang mereka bertarung dalam kontestasi lima tahunan ini.

“Banyak caleg milenial kami undang tetapi hanya tiga orang yang berkesempatan hadir, yang hadir ini patut menjadi pilihan untuk mengawal aspirasi masyarakat di parlemen,” ajaknya.

Kegiatan yang dipandu oleh Zainal Abidin Ridwan sebagai moderator mengakat Tema “Mampukah Caleg Millenial Tawarkan Masa Depan”.

Yang melatar belakangi sehingga mencalonkan diri, menurut Muhlis bahwa sebenarnya tidak pernah ada niat untuk maju atau sebagai caleg. Cuman sebagai kader partai politik merasa selama ini masih banyak aspirasi masyarakat yang belum terpenuhi, dan dirinya bertekad jika terpilih nanti menyatakan siap akan mengawal semua aspirasi masyarakat.

Sementara itu, menurut Satria bahwa yang menjadi dasar dirinya kembali maju mencalonkan diri, karena sebagai kader partai politik tentunya pasti terlibat dalam politik itu sendiri, yang kedua adalah karena masih banyaknya harapan masyarakat yang masih banyak belum terakomodir oleh anggota DPRD yang duduk sampai sekarang ini, untuk itu dia siap mengawal aspirasi masyarakat tersebut.

“Sebagai kader partai politik dari Partai Gerindra, maka sudah menjadi kewajiban saya swbagai kader partai untuk mengawal jalan kebijakan2 yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dalam visi misi. Untuk itu dengan kehadiran kami nanti di legislatif tentunya

Ardiansyah mengatakan latar belakang mencalonkan diri yaitu karena saya menganggap diri saya tidak mempunyai keahlian namun saya punya keberuntungan. Ada insting sains sensifitas yang ingin saya salurkan di panggung yang lebih besar, makanya saya bertekad 

Dua caleg, Satria dan Ardiansyah sebelumnya juga telah mencalonkan diri pada pileg yang lalu, namun belum beruntung untuk duduk kursi legislatif. Ditanya apakah tidak kapok mencalonkan diri, menurut Satrian bukan persoalan kapok atau menyerah, akan tetapi sebagai kader partai politik sudah kewajiban kita untuk terlibat dalam setiap momen politik.

Sedangkan Ardiansyah mengaku bahwa dari lubuk hatinya, sebenarnya kapok. Karena menurutnya sekarang ini masih banyak kejelekan politik dari pada kebaikan politik.

Muhlis, berbicara mengenai apakah kita akan gagal atau lolos itu sudah nasib, tetapi jika diawali dengan rencana dan niat yang bagus pasti hasilnya juga akan bagus. Kegagalan bukan akhir dari segalanya.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Hendra Wijaya

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Duo Amran Komit Dukung Pendidikan Berkualitas Bagi Putra-Putri Wajo

SULSELSATU.com, WAJO - Bupati Wajo diwakili Wakil Bupati Wajo...

Indah Hadiri Deklarasi Genpi Lutra dan Launching Pasar Digital

SULSELSATU.com, LUTRA - Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani...

Tim Bentukan Pemkot Parepare Susun Amdal Pembangunan RS Hasri Ainun

SULSELSATU.com, PAREPARE - Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan gedung...

Baca Juga