Tingkatkan Kompetensi Tenaga Medis, Pemda Luwu Gelar Sosialisasi Pengurusan STR

30
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, LUWU UTARA – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Luwu Utara ke-20, Komunitas Kelas Terindah (KKT) kerja sama Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Luwu Utara menggelar Sosialisasi Pengurusan STR atau Surat Tanda Registrasi Online Versi 2.0 bagi tenaga kesehatan di aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara, Sabtu (13/4/2019).

“Surat tanda registrasi (STR) merupakan bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah yang wajib dimiliki agar dapat diakui sebagai tenaga kesehatan yang berkompeten dan penting dalam menjalankan praktik atau pekerjaan keprofesian dibidang kesehatan,” ujar Ajmal Akbar dalam laporannya.

Selain itu, STR berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang melalui partisipasi tenaga kesehatan dan kegiatan pendidikan atau pelatihan serta kegiatan ilmiah lainnya sesuai dengan profesi masing-masing dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Ajmal menambahkan, peserta dalam kegiatan ini berjumlah 182 orang terdiri dari tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan serta mahasiswa.

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani yang juga Ketua Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten Luwu Utara mengapresiasi kegiatan ini

“Pemda dalam hal ini komunitas kelas terindah kerja sama komisi penanggulangan aids Kabupaten Luwu Utara akan berkolaborasi yang hasilnya akan lebih maksimal dan kerja sama ini akan kita patenkan ke depan karena ini penting sesuai dengan sasaran atau objek KKT ini yaitu bayi dan ibu hamil,” ujar Indah.

Indah menegaskan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan harus didorong, yang sebenarnya pengembangannya menjadi tanggung jawab personal masing-masing tenaga kesehatan dan pemda hanya memfasilitasi melalui program-program pemerintan atau lembaga-lembaga terkaitl lainnya.

“Melalui pengusulan STR secara online 2.0 ini adalah kesempatan untuk meningkatkan dan melakukan pengembangan kompetensi secara mandiri yang pada akhirnya manfaatnya akan kita rasakan sendiri,” katanya.

Indah menambahkan tenaga kesehatan yang belum mempunyai STR atau belum diperpanjang baik itu bidan atau perawat agar ke depan bisa lebih dimudahkan karena target tahun 2020 semua tenaga kesehatan harus memiliki STR.

“Karena kita akan terus dampingi dengan berbagai program yang akan kita lakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan tenang,” kata Indah.

Editor: Kink Kusuma Rein

Rekomendasi Berita

Berita Terkini

Duo Amran Komit Dukung Pendidikan Berkualitas Bagi Putra-Putri Wajo

SULSELSATU.com, WAJO - Bupati Wajo diwakili Wakil Bupati Wajo...

Indah Hadiri Deklarasi Genpi Lutra dan Launching Pasar Digital

SULSELSATU.com, LUTRA - Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani...

Tim Bentukan Pemkot Parepare Susun Amdal Pembangunan RS Hasri Ainun

SULSELSATU.com, PAREPARE - Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) pembangunan gedung...

Baca Juga