Logo Sulselsatu

JPU Siap Hadapi Banding Dua Tervonis Mati Pembakar Satu Keluarga di Tallo

Asrul
Asrul

Minggu, 28 April 2019 17:09

JPU Siap Hadapi Banding Dua Tervonis Mati Pembakar Satu Keluarga di Tallo

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tidak hanya dua terdakwa pembakaran rumah di Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang mengajukan upaya banding atas putusan Pengadilan Negeri Makassar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun ikut melakukan upaya hukum yang sama untuk menghadapi memori banding yang dilayangkan oleh Penasihat Hukum terdakwa.

“Karena terdakwa juga banding, tentu kami juga mengajukan kontra memori banding,” kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kejari) Makassar, Ulfadrian Mandalani, Minggu (28/4/2019).

Baca Juga : Jalan Teuku Umar ‘Dibajak’ Okspedisi, RL: Kita Atur Jam Operasionalnya

Dua terdakwa Muhammad Ilham alias Ilho (23) dan Sulkifli Amir alias Ramma (22), menyatakan banding setelah divonis mati oleh Pengadilan.

Sponsored by MGID

Keduanya divonis bersalah karena telah membakar rumah yang menewaskan satu keluarga di Panampu. Setidaknya ada enam warga tewas dalam peristiwa itu.

Mereka adalah Sanusi (70), Bondeng (65), Musdalifah (40), Fahri alias Desta (24), Namira Ramadina (21) dan Hijaz.

Baca Juga : Kecamatan Tallo Borong Tax Award 2019 dari Bapenda Makassar

Kedua tervonis mengajukan banding pada Kamis (18/4/2019) yang diwakili langsung oleh Kuasa Hukum dari Pos Bantuan Hukum, Herling .

Menurut Herling upaya banding diambil atas persetujuan langsung kedua terdakwa yang sementara mendekam di balik jeruji Rutan Kelas 1 Makassar.

Setelah hampir tujuh hari berpikir pikir, kedua terdakwa pun memutuskan mengambil sikap dan memberikan kuasa kepada Herling untuk menyatakan banding atas putusan itu.

Baca Juga : Kecamatan Tallo Gelar Sosialisasi Pekan Panutan PBB

“Hari ini kami langsung nyatakan banding, karena hari ini batas terakhir diberikan kesempatan untuk mengambil sikap,” kata Herling

Herling mengatakan baru hari ini mendapatkan koordinasi dari kedua terdakwa sehingga terlambat mengambil sikap.

Terdakwa mengajukan banding karena mengganggap hakim dianggap tidak adil dalam menyidangkan perkara.

Baca Juga : Kecamatan Tallo Gelar Sosialisasi Pekan Panutan PBB

Hakim yang dipimpin langsung Supriyadi selaku Ketua Majelis Hakim dan hakim anggota lainnya Heneng Pujadi dan Rusdiyanto Lole, dinilai tidak memberikan kesempatan kepada terdakwa mengajukan pleodi

“Masa waktu menyusun pledoi diberikan kepada kami hanya beberapa hari. Padahal ini dua terdakwa pak” tuturnya.

Herling mengaku sudah meminta waktu kepada hakim menambah dua hari untuk menyusun pledoi. Tetapi permintaan kami diabaikan.

Baca Juga : Kecamatan Tallo Gelar Sosialisasi Pekan Panutan PBB

“Ini sangat aneh sekali. Masa terdakwa yang dituntut mati hanya pledoi secara lisan. Ini bukan perkara anak dan hukuman 20 tahun. Tapi lebih dari seumur hidup,” tuturnya.

Hakim kata Herling seharusnya memberikan kesempatan untuk mengajukan pledoi, sebab mereka divonis mati.

Editor: Hendra Wijaya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video27 September 2021 23:22
VIDEO: Harimau Berukuran Besar di Grobogan Ternyata Hanya Editan, Pelaku Beri Klarifikasi
SULSELSATU.com – Seekor harimau berukuran cukup besar muncul di dekat pemukiman warga di Grobogan, Jawa Tengah. Video tersebut dibagikan oleh ak...
Makassar27 September 2021 21:13
Pulihkan Pariwisata Sulsel, Forum Pariwisata Sulsel Bergerak Launching Hastag #KeSulSelmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Forum Pariwisata Sulsel Bergerak melaunching slogan hastag #KeSulSelMi di Kopi Kebun Jalan Racing Center Makassar, Se...
Video27 September 2021 20:57
VIDEO: Badak Bercula Satu Lepas, Tampak Berjalan Santai di Jalan Raya
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan badak bercula satu jalan-jalan di sebuah jalan raya. Dalam video terlihat badak bercula satu tengah...
Sponsored by MGID
Makassar27 September 2021 19:46
Kanwilkumham dan Dinsos MoU Pembinaan Warga Lapas, Plt Gubernur Sulsel Harap Ada Sertifikasi Pembinaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kantor Wilayah Kemen...