iklan Kareba Parlementa
Sulselsatu
Sulselsatu
iklan Kareba Parlementa

Jalan-jalan Subuh, Remaja di Makassar Tewas Diduga Peluru Nyasar

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Seorang remaja beralamat di Jalan Nuri Baru, Kelurahan Bontorannu, Mariso, Makassar, bernama Sandi Saputra bin Sukardi (16) tewas akibat peluru nyasar yang mengenai kepala bagian dekat telinganya.

Ia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel pada Rabu, (15/5/2019) Petang kemarin.

Kasus tersebut kemudian menyedot perhatian lantaran peluru nyasar yang menghantam kepala korban diduga berasal dari senjata api milik oknum anggota Polisi di Kota Makassar.

Kesaksian dari kakak kandung korban, AM yang membuat dugaan tersebut menguat. Kakak korban tersebut pun menceritakan bagaimana peristiwa naas itu menimpa adiknya.

Bermula pada Minggu (12/5/2019) subuh, AM dan rekannya, FD mengajak korban untuk menunaikan ibadah salat subuh. Setelah itu, dengan berbonceng tiga, ketiganya menikmati suasana pagi dengan berkeliling naik motor.

Namun saat melintas di Jalan Cenderawasih, AM yang mengendarai motor berhenti mendadak lantaran tidak jauh dari hadapannya sejumlah geng motor tengah diburu oleh Polisi diduga dari satuan Perintis.

AM pun memutar balik motor yang dikendarainya. FD sendiri yang duduk di bagian paling belakang memberi isyarat kepada AM agar lebih cepat. Namun suara letusan tembakan tiba-tiba terdengar oleh ketiganya. FD yang berada di bagian belakang dan melihat Polisi mengendarai motor trail di belakangnya spontan menggerakkan kepalanya bermaksud menghindar.

Naas, timah panas mendarat di kepala korban yang duduk di bagian tengah. Menyadari hal itu, AM menghentikan motor dan melihat ke arah belakang.

“Saya dengar (suara tembakan) satu kali. Dia (FD) bilang cepatko. Saya bilang kenapai? kena tembakan adekmu,” ujar AM menirukan percakapannya dengan FD saat ditemui Sulselsatu di kediamannya di Jalan Nuri, Kamis (16/5/2019) petang.

Sementara kondisi korban saat itu sudah langsung dalam keadaan pingsan. “Robekki, penuh darah,” ujar AM sambil menunjuk area kepala dekat telinga kanannya.

Kondisi genting tersebut membuat AM segera membawa adiknya ke rumah bibinya di Perumahan Hollywood yang jaraknya tidak jauh dari tempat tinggalnya di Jalan Nuri Baru.

Bibi AM, DM saat itu keluar dengan histeris. Respon yang sama juga diperlihatkan oleh tetangga sekitar rumah DM yang segera mengerumuni korban.

“Nabilang tetangga, bawami cepat adekmu (ke rumah sakit),” terang AM.

Dalam perjalanan menuju ke rumah sakit, AM sempat memarkir kendarannya dan menggunakan mobil angkutan umum jenis Pete-pete untuk membawa adiknya ke rumah sakit.

“Karena di Cenderawasih (saya pikir) pasti masih banyak Polisi,” ujarnya.

Meski sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulsel, namun nyawa korban tidak tertolong. Ia tewas dan hingga kini belum ada penjelasan pihak rumah sakit soal kematian korban.

Sementara Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo enggan berkomentar meski telah menerima konfirmasi dari Sulselsatu pada Kamis sore.

Perlu diketahui, korban selama ini dapat dikatakan hidup layaknya sebagai anak yatim piyatu. Pasalnya, ibu korban pada tahun lalu telah lebih dulu meninggal dunia. Sedang ayahnya yang bernama Sukardi lebih banyak keluar kota demi bekerja.

Korban Sandi sendiri merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Kakak pertamanya justru lebih dulu berpulang beberapa tahun lalu. Tiga saudaranya yang lain diketahui berinisial AM, AS, dan FZ yang saat ini masih duduk di bangku SD.

“Korban itu kasian tahun ini harusnya daftar SMA,, karena sudah ujian dan lulus SMP” ujar salah seorang tetangga korban dengan nada bersedih.

Iklan PDAM
...
Sulselsatu

Kabar Buruk, Arab Saudi Hentikan Kedatangan Jemaah Umrah Asal Indonesia

SULSELSATU.com - Kabar buruk datang dari pemerintah Arab Saudi. Jemaah umrah dari beberapa negara, termasuk Indonesia, untuk sementara waktu ditangguhkan. Selain umrah, ada juga...
Sulselsatu

Batal Ikut Tes CPNS, Peserta Asal Pacekke Barru Ini Menangis

SULSELSATU.com, BARRU - Peserta CPNS dihari kedua menyisahkan rasa tangis kepada salah satu peserta asal Desa Pacekke, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru. Dia harusnya mengikuti...
Sulselsatu

Jumras Temui Nurdin Abdullah Sambil Cium Tangan dan Teteskan Air Mata

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Eks Kabiro Pembangunan Sulsel, Jumras didampingi langsung tim penyidik dari Polrestabes Makassar menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Gubernur Sulsel, Nurdin...
Sulselsatu

Warga Batulappa Barru Geger, Janin Bayi Dibawa Anjing

SULSELSATU.com, BARRU - Warga Dusun Batulappa, Desa Tompo, Kecamatan Barru digegerkan dengan penemuan janin yang dibawa oleh seekor anjing, Senin (24/2/2020) siang hari tadi.  "Soal...
Sulselsatu

Mahasiswi Asal Timika Tenggelam di Air Terjun Tompobulu Maros

SULSELSATU.com, MAROS - Emi (19) Mahasiswi Univeristas Stikes Megarezky Makassar hilang usai bermain di air terjun pumbunga kecamatan tompobulu kabupaten maros Ahad (23/2/2020) Dari keterangan...
Sulselsatu

Berkinerja Buruk, Iqbal Suhaeb Dikabarkan Bakal Digantikan Prof Yusran

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Posisi Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb kini di ujung tanduk. Kinerja buruk yang ditunjukkan Iqbal selama memimpin Kota Makassar membuatnya...
Sulselsatu

Peserta CPNS Bidan di Barru Raih Nilai 437 Hari Kedua SKD

SULSELSATU.com, BARRU - Peserta CPNS formasi kebidanan bernama Andi Tri Maswati, meraih nilai tertinggi di hari kedua tes SKD di Kabupaten Barru. Tri berhasil meraih...
Sulselsatu

Hari Pertama Tes CPNS di Barru, Nilai Tertinggi 388

SULSELSATU.com, BARRU - Hari pertama pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Barru menghasilkan nilai tertinggi atas...
Dinas Pendidikan
Sulselsatu

GALERI FOTO: Gubernur Sulsel Resmikan Seminar Pekan Ekonomi Syariah 2018

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Bambang Kusmiarso dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal...

Baca Juga

Sulselsatu

Bisnis Dihantam Corona, Distributor Nike Rumahkan 2 Ribu Karyawan

JAKARTA - Pandemik Covid-19 memukul bisnis satu distributor Nike di Indonesia, PT Mega Perintis Tbk (ZONE). Dikutip dari situs Bursa Efek Indonesia (BEI) penjelasan ini...
Sulselsatu

Gonjang-ganjing Beringin Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dinamika politik DPD I Partai Golkar Sulsel kian hari makin tinggi, hal itu bermula dari pencopotan beberapa Plt ketua DPD di...
Sulselsatu

Pemprov Siapkan Kebun Raya Pucak Maros Jadi Destinasi Wisata Andalan Sulsel

SULSELSATU.com, MAROS - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kunjungan ke Kebun Raya Pucak yang terletak di Desa Pucak...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Bupati Jeneponto Tunjuk Susanti Jadi Plt Kadinkes

SULSELSATU.com,JENEPONTO - Bupati Jeneponto Iksan Iskandar resmi menunjuk Susanti selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto. Hal tersebut juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Jeneponto,...

TERKINI

Sulselsatu

Update Covid-19: Positif 31.186, Sembuh 10.498 dan Meninggal 1.851

JAKARTA - Positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Per hari ini,...
Sulselsatu

Waspada Rasisme, China Minta Warganya Hindari Australia

SULSELSATU.com, CHINA - Pemerintah China menyarankan penduduknya untuk tidak berkunjung ke Australia dengan alasan...
Sulselsatu

Pemerintah Buka-bukaan Soal 500 TKA China yang Akan Masuk RI

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi membeberkan rencana...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Terekam CCTV, Pencuri Gasak Sekarung Paket Bawaan Kurir

SULSELSATU.com - Aksi pencurian sekarung paket bawaan kurir di Jalan Batu...
Sulselsatu

Korcab VI DJA II Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Panti Jompo

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Merasa terketuk untuk saling berbagi rezeki dan peduli...
Sulselsatu

DPRD Sulsel Support Penuh Langkah Gubernur Atasi Covid-19 

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika Sari, mensupport penuh...
Sulselsatuvideo

VIDEO: Diduga Kena Serangan Jantung, Pilot Batik Air Pingsan Saat Bertugas

SULSELSATU.com - Pilot Batik Air, Kapten Djarot Harnanto, dikabarkan pingsan saat bertugas. Diduga, sang pilot terkena serangan jantung saat pesawat hendak mendarat di Bandara El...