SULSELSATU.com, SINJAI – Tasbih (30) bersama rekannya Rangga (17), yang keduanya merupakan warga Kecamatan Sinjai Timur tenggelam di permandian air panas (Wae Pellae) yang berlokasi di Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.
Keduanya tenggelam karena diduga terseret arus sungai saat berenang sekira pada pukul 14:00 Wita, Kamis (6/6/2019).
Pada pencarian hari kedua yang dilakukan oleh Tim TRC BPBD Sinjai yang dibantu oleh Tim Basarnas Kabupaten Bone, Polisi, TNI, relawan ACT, SAR STISIP Muhammadiyah Sinjai serta warga setempat berhasil menemukan satu korban, yakni Tasbih (30).
Korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal tenggelamnya, sekitar pukul 16.30 wita sore tadi dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban langsung dievakuasi ke kediamannya di Jalan Poros Manimpahoi, Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Timur.
Tim penolong beserta warga masih terus melakukan pencarian terhadap Rangga (17). Namun pencarian sementara diberhentikan dan akan dilanjutkan keesokan harinya.
Diketahui sebelumnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Rangga sedang berenang namun karena tidak bisa menahan arus sungai sehingga terbawa arus dan sempat meminta tolong, lalu Tasbih berusaha menolongnya namun karena air yang keluar dari bendungan cukup deras sehingga keduanya hanyut dan tenggelam.