Logo Sulselsatu

Menyedihkan, Begini Kondisi Taruna ATKP Makassar Sebelum Tewas Dianiaya Senior

Asrul
Asrul

Selasa, 02 Juli 2019 14:12

Sidang kasus pembunuhan taruna a Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) di Pengadilan Negeri Makassar. (Ist)
Sidang kasus pembunuhan taruna a Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) di Pengadilan Negeri Makassar. (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Lanjutan sidang kasus tindak pidana penganiayaan berujung kematian taruna muda penerbang ATKP Makassar, Aldama Putra Pongkala telah bergulir kembali di PN Makassar, Senin (2/7/2019).

Di persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan delapan saksi dari taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar.

Baca juga: Siswa Penerbangan di Makassar Tewas di Kampus, Orang Tua Temukan Kejanggalan

Baca Juga : Abaikan Permintaan Pengadilan, Pengacara: Aneh, BPN yang Terbitkan Sertifikat

Delapan saksi merupakan junior dari M Rusdi selaku terdakwa tunggal dalam kasus ini. Para taruna ATKP itu lantas membeberkan peristiwa saat Aldama tumbang usai dipukul Rusdi. Saat tumbang, korban Aldama justru tidak dibawa ke ruang kesehatan, malah dibawa ke Barak Delapan. Padahal di Kampus ATKP, telah disediakan ruang kesehatan.

Sponsored by MGID

Baca juga: Taruna Penerbangan Makassar yang Tewas di Kampus Ternyata Dianiaya Seniornya

“Awalnya disuruh sama senior. Disuruh ke ruang kesehatan tapi tidak ada yang berani pakai jadi dibawa ke Barak Delapan,” kata Ali, salah satu taruna ATKP yang juga teman Aldama kepada majelis hakim.

Baca Juga : Kejari Makassar Tuntut Mati Terdakwa Pemilik 13 Kg Sabu-sabu dan 2.994 Ekstasi

Baca juga: Terancam 15 Tahun Penjara, Pembunuh Aldama Tak Ajukan Eksepsi

Ali menjelaskan, sewaktu Rusdi hendak memukul dada Aldama, ia diperintahkan untuk tidak melihat. Namun ia memastikan mendengar suara yang diduganya sebagai suara pukulan terhadap Aldama yang lantas tumbang. Saat sudah boleh melihat, Ali langsung memberikan napas bantuan ke rekannya yang malang meski akhirnya upaya itu berakhir sia-sia.

Baca juga: Direktur ATKP Dicopot, Polisi Pastikan Kasus Aldama Tetap Lanjut

Baca Juga : Ibunda Aldama Tuntut “Nyawa Dibayar Nyawa”

Mendengar kesaksian itu, hakim Suratno lantas mempertanyakan siapa saja yang berada di kamar Barak Enam sewaktu Rusdi melakukan pemukulan.

Lalu diperoleh keterangan para saksi bahwa ada beberapa juga taruna tingkat 2 yang berada di sana saat peristiwa penganiayaan terjadi. Setidaknya ada tujuh taruna lain yang berada di barak 6 yang mengakui bahwa pemukulan itu ada tetapi tidak melihatnya secara detail.

Salah satu taruna tingkat 2, Haryono, mengaku hanya diberi tahu oleh Rusdi bahwa Aldama terjatuh dari kamar mandi.

Baca Juga : Ibunda Aldama Tuntut “Nyawa Dibayar Nyawa”

“Saya menolong setelah Rusdi minta bantuan saya ke sana. Waktu menolong masih bernafas. Posisinya sedang disandarkan sama Rusdi,” ujarnya.

Pengakuan Rusdi yang mengatakan bahwa Aldama terjatuh di kamar mandi sempat dipercaya oleh seluruh penghuni kampus ATKP. Memang Rusdi disebut memerintahkan para taruna junior agar mengatakan bahwa Aldama tak sadarkan diri karena terjatuh di kamar mandi.

“Saya disuruh mengaku sama Rusdi kalau Aldama jatuh dari toilet,” katanya.

Baca Juga : Ibunda Aldama Tuntut “Nyawa Dibayar Nyawa”

Kesaksian para taruna ATKP ini sempat memicu hakim ketua Suratno marah. Ia mengatakan, seharusnya bahwa dalam keadaan apapun, ketika Aldama yang mengalami kesakitan seharusnya dibawa ke ruang medis bukan ke barak.

“Kalau masih ada yang sakit itu seharusnya dibawa ke ruang kesehatan bukan ke barak,” tegas Suratno.

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Ibunda Aldama Tuntut “Nyawa Dibayar Nyawa”

 

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Januari 2022 07:44
Andi Sudirman-Airlangga Saling Puji di HUT MKGR
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri perayaan 62 tahun Ormas Musyawarah Kekelu...
Politik16 Januari 2022 23:39
Airlangga Optimis Golkar Sulsel Keluar Sebagai Pemenang di 2024
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto optimis partai berlambang pohon beringin ini akan keluar sebagai par...
Otomotif16 Januari 2022 19:10
Selama 3 Tahun Terakhir, Nmax Motor Yamaha Paling Laris
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Nmax menjadi motor Yamaha yang paling banyak dibeli masyarakat di Sulawesi. PT Suracojaya Abadimotor (PT SJAM) menjad...
Sponsored by MGID
Pendidikan16 Januari 2022 18:10
Ikatli Unhas Harapkan Alumni Ada di Setiap Lini Pembangunan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar alumni, Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (Ikatli) Uni...