Logo Sulselsatu

Pelaku Pembunuhan Taruna Penerbangan Dituntut 10 Tahun Penjara

Asrul
Asrul

Kamis, 01 Agustus 2019 19:58

Terdakwa pembunuhan Aldama Putra, M Rusdi tertunduk lesu usai mendengarkan dakwaan jaksa dalam sidang yang digelar di PN Makassar, Senin (24/6/2019). (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)
Terdakwa pembunuhan Aldama Putra, M Rusdi tertunduk lesu usai mendengarkan dakwaan jaksa dalam sidang yang digelar di PN Makassar, Senin (24/6/2019). (Sulselsatu/Hermawan Mappiwali)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaku pembunuhan taruna penerbangan ATKP Makassar, Muhammad Rusdi dituntut 10 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum. Tuntutan itu lebih rendah 5 tahun dari dakwaan sebelumnya, yakni 15 tahun.

Tabrani selaku jaksa penuntut umum menjelaskan, terdapat sejumlah hal yang meringankan terdakwa Rusdi dalam kasus ini.

Baca Juga : Dikriminalisasi, Hakim Vonis Bebas Bernadus Setiawan dan Menita Sutedja

“Hal yang meringankan terdakwa, mengakui dan menyesali perbuatannya, serta tidak mengulangi. Tidak pernah dihukum sebelumya dan bersikap sopan di persidangan,” kata Tabrani saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (31/7/2019) kemarin.

Sponsored by MGID

Sementara hal yang memberatkan terdakwa adalah, Rusdi terbukti melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal. Rusdi mengakui sendiri telah melakukan penganiayaan alias memukul korban sebanyak dua kali yang menyebabkan korban meninggal dunia alias tewas akibat mengalami kegagalan pernapasan.

“Oleh karena itu, unsur dengan sengaja sudah terbukti. Unsur merampas nyawa juga sudah terbukti,” kata Tabrani.

Baca Juga : Kuasa Hukum Zugito Sebut Dakwaan Jaksa Mengada-ada

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Rusdi dituntut 10 tahun hukuman penjara usai dianggap jaksa terbukti bersalah sebagaimana fakta di persidangan. 

“Kami jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Makassar menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Muhammad Rusdi alias Rusdi telah melakukan tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 338 KUHP dalam dakwaan primair menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Rusdi pidana penjara 10 tahun dikurangi selama terdakwa ditahan,” kata jaksa, Tabrani di persidangan.

Perlu diketahui, ketua majelis hakim kasus ini, Harto Pancono memutuskan melanjutkan sidang pada Rabu pekan depan dengan agenda mendengarkan pledoi dari terdakwa.

Baca Juga : Pledoi Eks Ketua PWI Sulsel, Logika Tuntutan Jaksa Dinilai Mentah 

Penulis: Hermawan Mappiwali
Editor: Awang Darmawan

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Politik22 Oktober 2021 23:49
Aliyah Mustika Diharap Dapat Mendorong Kunjungan Wisatawan ke Selayar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Selayar. Sela...
Adventorial22 Oktober 2021 22:39
Hari Santri Nasional, Erna Rasyid Taufan: Momentum Perkuat Identitas Kota dengan Generasi Qurani
SULSELSATU.com, Parepare — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan menyampaikan selamat Hari Santri Nasional tahun 2021 yan...
Olahraga22 Oktober 2021 21:14
Bawa Nama Indonesia, Mario Surya Aji Siap Tampilkan Performa Terbaik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Membawa nama Indonesia, Mario Suryo Aji dalan ajang Grand Prix Moto3 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia...
Sponsored by MGID
Makassar22 Oktober 2021 20:22
Yayasan Hadji Kalla Teken MoU Pembinaan Disabilitas dengan STMIK Handayani
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Yayasan Hadji Kalla bersama STMIK Handayani Makassar melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dalam progr...