Pesulap di Malang Tewas Mengenaskan Usai Gagal Atraksi Api

Pesulap di Malang Tewas Mengenaskan Usai Gagal Atraksi Api

SULSELSATU.com, JAKARTA – Seorang pesulap asal Jalan Tanjung Putra nomor 44 Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rachmat Budiri (53) atau biasa dikenal Budi Ayuga, tewas mengenaskan usai gagal melakukan atraksi api.

Budi tewas dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang setelah bagian atas tubuhnya terbakar.

Budi terbakar saat mempertontonkan atraksi sulap api di Pentas Apresiasi Budaya Kampung Celaket, Kota Malang, Sabtu (27/6/2019).

“Ada infeksi di punggung yang berpengaruh ke ginjalnya. Kondisinya drop dan dinyatakan meninggal,” kata teman dekat Budi Ayuga, Yongki Irawan, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (13/8/2019).

Budi yang tampil dalam pertunjukan ketoprak terbakar karena kesalahan teknis. Biasanya ia memakai minyak tanah atau spiritus saat beraksi. Namun, malam itu ia memakai bensin jenis pertamax.

Budi juga tampil tanpa tim yang biasa mengiringinya.

Yongki mengatakan, kondisi Budi sempat menunjukkan perbaikan. Namun, nasib berkata lain. Budi meninggal disebabkan infeksi di punggungnya yang menjalar hingga ginjal.

Sebelum dirawat di RSSA Kota Malang, Budi terlebih dahulu dirawat di Rumah Sakit Lavalette Kota Malang.

Imam Muslich, teman dekat Budi yang lain mengatakan, Budi dikenal sebagai sosok yang baik di kalangan seniman. Dengan keahliannya sebagai pesulap, Budi kerap tampil dalam pertunjukan amal.

“Saat kita bikin donasi untuk korban gempa, Mas Budi tampil melewati api,” katanya.

Jenazah Budi lantas dibawa pulang ke kediamannya di Jalan Tanjung Putra nomor 44 Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga