Kepsek Arogan, Guru SDN 187 Pinrang Mogok Ngajar

SULSELSATU.com, PAREPARE – Sejumlah guru di SDN 187 Kabupaten Pinrang mogok kerja, Senin (7/10/2019). Pemicunya adalah Kepala Sekolah Armi Arifin dinilai arogan dan tidak menghargai para guru.
Berdasarkan surat pernyataan dari Guru SDN 178 Pinrang menyebutkan, sekolah sebagai sarana utama pendidikan mestinya menjadi lembaga yang membantu menumbuhkembangkan ilmu serta potensi dasar manusia, baik itu kepribadian, tingkah laku, tata krama dan budi pekerti, bukan sebaliknya yang merusak manajemen pendidikan,sehingga berdampak pada pelajaran dan pendidikan menjadi tidak kondusif.
Sudah bukan jamannya seorang kepala sekolah mengekang serta melukai perasaan pribadi tenaga pendidiknya. Mengingat kesadaran kolektif, kematangan psikologi serta kualitas tenaga pendidik yang saat ini tinggal dikelola dengan pola kepemimpinan manajerial bukan kepemimpinan otoriter.
Karena itu, segenap guru UPT SDN 187 Pinrang menegaskan dalam surat pernyataan sikap menolak Hj Armi Arifin, agar tidak melanjutkan kinerjanya sebagai Kepala UPT SDN 187 Pinrang, karena dinilai tidak mampu dijadikan teladan sebagai pemimpin bagi guru-guru.
Akibat sikap arogan kepala sekolah dan semena-mena dalam memberikan tugas, sehingga tenaga pendidik di SDN 187 Pinrang memilih mogok belajar.
Berdasarkan data yang dihimpun, aspirasi para guru SDN 187 Pinrang disampaikan melalui spanduk yang dipasang di pagar sekolah, bertuliskan ‘Kami Guru mogok mengajar. Jika hak kami sebagai guru diabaikan, maka kami butuh pemimpin baru’. Aksi mogok itu juga akan disampaikan di Dewan Perwakilan Rakyat.
Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News