Makassar Dapat Kucuran Dana Asing untuk Pengembangan BRT

Makassar Dapat Kucuran Dana Asing untuk Pengembangan BRT

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar mendapat bantuan dari pemerinta Jerman, Inggris, dan Swiss melalui lembaga Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) untuk pengembangan bus rapid transit (BRT) di Kota Makassar. 

Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar sebelumnya juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Kemenhub dan pihak GIZ di Jakarta, belum lama ini.

Bantuan ini untuk implementasi proyek sustainable urban transport programme Indonesia (SUTRI NAMA) dan komponen Indonesian bus rapid transit corridor development project (INDOBUS).

“Sebenarnya program INDOBUS dan SUTRI NAMA sudah beberapa tahun lalu. Tapi sempat kita tidak masuk kategori. Tapi dua bulan lalu dikunjungi untuk disurvei, makanya kita masuk program pendampingan menghadirkan angkutan moda transportasi umum BRT,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Fahlevi.

Terpilihnya Kota Makassar sebagai penerima bantuan hibah, melalui proses survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Selain Makassar, ada empat kota lain di Indonesia yang menerima program ini, yakni Semarang, Bandung, Batam, dan Pekanbaru.

“Harus diketahui, kenapa salah satunya Makassar dipilih, karena Pemerintah Provinsi Sulsel sudah ada cantolannya yaitu UPT Maminasata. Kita sudah punya rumah istilahnya, dalam pengelolaan BRT itu,” jelas Fahlevi.

Dana bantuan hibah untuk lima kota terpilih total 21 juta euro atau jika dikurskan sekitar Rp326 miliar. Hanya saja, Fahlevi mengaku belum ada pembagian detail dana untuk masing-masing wilayah sampai pembahasan lebih lanjut melalui forum group discussion (FGD) dan studi kelayakan ke depan.

Penulis: Miya Ramdani
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga