Teliti Pontensi Maritim Sulsel, Pemprov Bakal Gandeng Universitas Tasmania Australia

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja di Universitas of Tasmania. Nurdin didampingi langsung Consul Australia di Makassar Aron Corbett.
Rencananya, Pemprov Sulsel akan melakukan kerja sama dengan divisi The Institute for Marine and Antartic Studies (IMAS) untuk meneliti potensi sumber daya maritim Sulsel.
Nurdin dan rombongan dijamu langsung Executive Director IMAS Terry Bailey didampingi Peter Craven, Chairman Australia Indonesia Bussines Council Cameron Parsons, Acting Director Global Engagement Prof Ted Lefroy, Acting Director Tasmanian Instutute of Agriculture Dr Quinn Fitzgibbon.
IMAS didirikan pada 2010. Institute ini dikenal sukses melakulan penelitian dan pengembabgan sumber daya maritim di Australia serta menjadi kampus dengan rangking keempat di dunia dan tingkat pertama di Australia dalam bidang perikanan, budidaya ikan, dan kelautan.
Nurdin mengatakan, Sulsel memiliki potensi perikanan dan kelautan yang bisa dikerjasamakan. “Saya minta IMAS menjalin kolaborasi dengan penerintah Sulsel dan Unhas dalam bidang penelitian dan budidaya ikan,” ujar Nurdin.
Rencanya, pemprov akan mengirim staf yang memiliki bakat dalam peneligian untuk belajar di IMAS. “Harus dari staf pemprov supaya program ini jalan,” katanya.
Sementara itu, Excecutive Director IMAS, Mr Terry Bailey, mengatakan siap untuk kerjasama dengan Pemerintah Sulsel dalam penelitian dan kajian untuk pengembangan sumber daya yang tersedia di Sulsel.
Penulis: Miya Ramdani
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News