BPJS Kesehatan Sinjai Wacanakan Bentuk Kader JKN Tagih Iuran Peserta

SULSELSATU.com, SINJAI – BPJS Kesehatan Cabang Sinjai bakal melakukan sejumlah upaya untuk menagih iuran bulanan peserta BPJS.
Kepala Cabang BPJS Sinjai, Soleh Yoen mengatakan, selain surat tagihan, pihaknya juga mulai memikirkan untuk memembentuk kader JKN untuk menagih iuran BPJS kepada peserta.
“Kader JKN ini dilengkapi rompi dan topi sebagai tanda pengenal. Kader ini melakukan penagihan setiap wilayah masing-masing yang telah diatur,” katanya.
Untuk di Kabupaten Sinjai saat ini, kata Saleh bahwa kader JKN belum ada, dengan pertimbangan jumlah yang akan ditagih tidak begitu signifikan. Namun tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan mengusulkan.
“Kita di Sinjai sendiri menggunakan metode penyampaian surat tagihan kepada peserta, pesan singkat dan tele-collecting,” ujarnya.
Saleh menambahkan bahwa jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan di Sinjai tercatat sebanyak 261 ribu jiwa, 137 ribu APBD, 78 ribu APBN dan selebihnya pekerja penerima upah atau Mandiri 16 ribu jiwa yang tercatat aktif termasuk yang terdaftar dari wilayah Kabupaten Bone. Tapi yang tercatat Mandiri khusus di wilayah Sinjai jumlahnya sekitar 8 ribu jiwa.
“Untuk jumlah peserta yang kelas Mandiri khusus di wilayah Sinjai tidak terlalu banyak karena banyak yang mengalihkan ke APBD. Tapi tidak sedikit juga yang tetap mau di Mandiri, dan kalau misalkan ada tunggakannya ya kami tetap tagih,” ungkapnya.
Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News