Kumpulkan 34 Gubernur, Jokowi Minta Daerah Tak Persulit Investasi

SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pemerintah daerah (pemda) tidak mempersulit masuknya investasi. Hal itu ia sampaikan saat mengumpulkan 34 gubernur se-Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (14/11/2019).
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan dalam pertemuan itu, Jokowi meminta para kepala daerah memastikan pelaksanaan birokrasi berjalan. Selain itu, Jokowi juga meminta kepala daerah tak mempersulit pengusaha yang ingin investasi.
“Termasuk investasi, beres. Jangan dipersulit, jangan ada yang main-main. Terus, sampaikan fasilitas-fasilitas yang kita miliki itu sampai betul kepada mereka yang mau investasi,” kata Ganjar usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (15/11/2019).
Jokowi, kata Ganjar, berharap investasi di sejumlah daerah bisa berjalan dengan cepat. Menurutnya, kepala negara juga mengingatkan untuk meninjau kembali sejumlah peraturan daerah atau peraturan gubernur yang mengganggu.
“Pak presiden minta review (telaah kembali) perda/pergub yang mengganggu. Saya kira baik juga,” ujarnya.
Namun, kata Ganjar, masalah perda sebenarnya tidak terlalu banyak mengganggu. Politikus PDI Perjuangan itu menilai hal yang mengganggu justru keputusan para bupati atau wali kota soal tata ruang yang lama ketika ada sebuah investasi masuk.
“Yang begini-begini ini kita masih harus punya seni memukul, seni dialog, seni lobi, agar mereka mau. Kalau mereka menyandera kan tidak bisa,” tuturnya.
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan ada lima hal yang diperintahkan Jokowi kepada seluruh gubernur yang hadir. Khusus untuk Sumut, kata Edy, Jokowi meminta agar pembangunan kawasan Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Nagaro (Meibidangro) diselesaikan.
“Nah, dengan rencananya presiden, rencananya nasional kita sinkronkan dengan rencana di daerah. Itu yang tadi kami bicarakan, saya menghadap khusus untuk membicarakan hal itu,” kata Edy.
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News