Nurdin Paparkan Progres Pembangunan Sulsel Depan Tim Banggar DPR RI

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menerima kunjungan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Kamis (12/12/2019).
Nurdin menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan mempertajam apa saja progres pembangunan Sulsel yang bisa dianggarkan pemerintah pusat melalui Banggar DPR RI.
“Nah tadi ada banyak hal kita sudah sampaikan, mudah-mudahan full up-nya bisa segera, di antaranya menyelesaikan keterisolasian beberapa daerah, yang kedua tentu infrastruktur jalan ini juga menjadi fokus kita, yang ketiga Makassar ini sebagai barometer Sulsel, bahkan barometer timur juga harus menjadi perhatian,” ujar Nurdin.
Lebih lanjut Nurdin mengungkap alasan tidak melanjutkan pembangunan proyek peninggalan mantan Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo (SYL) karena ia lebih fokus menyelesaikan daerah terisolir yang ada di Sulsel ini.
Seperti diketahui mega proyek peninggalan SYL antara lain pembangunan Stadion Barombong dan Masjid 99 Kubah.
“Beberapa proyek strategis yang dikerjakan pak SYL sebelumnya, Gor Barombong dan Masjid 99 Kubah belum sempat diselesaikan, karena ini masih butuh biaya cukup besar,” ujarnya.
Nurdin menjelaskan kehadiran semua perwakilan dari komisi-komisi DPR RI ini tergabung dalam tim Banggar memang menjadi salah satu kesyukuran tersendiri bagi Pemprov Sulsel maupun kabupaten kota pada umumnya.
“Tadi Alhamdulillah kita diskusi panjang soal bagaimana support APBN, baik provinsi maupun kabupaten kota. Apalagi karena salah satu pimpinan Banggar adalah putra Sulawesi Selatan Pak Rusdi Masse, dan beberapa lagi yang masuk Banggar seperti pak Ashabul Kahfi, Ibu Hasna Syam dan tentu Muhidin walaupun beliau Sulawesi Tengah,” katanya.
Nurdin pun berharap, pertemuan ini harus betul-betul dimanfaatkan semaksimal mungkin baik bagi Pemprov Sulsel maupun kabupaten kota.
Penulis: Jahir Majid
Editor: Kink Kusuma Rein
Cek berita dan artikel yang lain di Google News