Logo Sulselsatu

Delapan Rudal Iran Hantam Markas Militer di Irak, AS Murka

Asrul
Asrul

Senin, 13 Januari 2020 09:33

Menlu AS Mike Pompeo. (int)
Menlu AS Mike Pompeo. (int)

JAKARTA – Amerika Serikat mengutuk keras serangan rudal Iran yang kembali membombardir pangkalan militer AS di Baghdad, Irak.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo geram sebab serangan itu dilucurkan ketika Iran mengisyaratkan untuk mengurangi ketegangan.

“Marah dengan laporan serangan roket lanjutan pada pangkalan udara Irak,” kata Pompeo lewat Twitter.

Baca Juga : Biden Umumkan Berakhirnya Misi Tempur Pasukan AS di Irak

Mengutip CNN Indonesia, Senin (13/1/2020) dari AFP pada Minggu (12/1) melaporkan bahwa delapan rudal berturut-turut menghujani pangkalan militer udara Al-Balad di Baghdad hingga melukai dua perwira Irak dan dua penerbang.

Baca juga: Iran Kembali Bombardir Pangkalan Militer AS di Baghdad Irak

“Ini pelanggaran terus-menerus atas kedaulatan Irak oleh kelompok-kelompok yang tidak loyal kepada pemerintah Irak dan ini harus diakhiri.”

Baca Juga : Biden Umumkan Berakhirnya Misi Tempur Pasukan AS di Irak

Meski demikian, hingga kini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

AS sebelumnya menuding kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak menjadi dalang penyerangan tersebut.

Al-Balad adalah pangkalan udara pesawat F-16 Irak. Pesawat itu dibeli dari AS untuk meningkatkan kapasitas militer udara negara itu.

Baca Juga : Biden Umumkan Berakhirnya Misi Tempur Pasukan AS di Irak

Pangkalan tersebut berisi pasukan Angkatan Udara AS dan kontraktor. Namun sebagian besar telah dievakuasi menyusul ketegangan antara AS dan Iran selama dua pekan terakhir.

“Sekitar 90 persen penasihat AS, dan karyawan Sallyport dan Lockheed Martin yang menjadi spesialis pemeliharaan pesawat telah ditarik ke Taji dan Erbil setelah ancaman (Iran),” kata sumber militer.

“Saat ini hanya tersisa tak lebih dari 15 tentara AS dan satu pesawat di Al-Balad.”

Baca Juga : Biden Umumkan Berakhirnya Misi Tempur Pasukan AS di Irak

Pangkalan militer itu dihantam roket dan mortir dalam beberapa bulan terakhir. Meski demikian, tidak ada satupun tentara AS yang menjadi korban. Namun serangan tersebut melukai pasukan Irak, dan menewaskan satu kontraktor AS bulan lalu.

Kematian kontraktor itu memicu ketegangan hingga AS melakukan serangan mematikan terhadap kelompok paramiliter pro-Iran di Irak serta konvoi yang membawa perwira tinggi militer Iran Mayor Jenderal Qasem Soleimani. Jenderal top Iran itu tewas di luar bandara Baghdad.

Faksi pro-Iran di Irak telah bersumpah untuk membalas dendam atas serangan itu.

Baca Juga : Biden Umumkan Berakhirnya Misi Tempur Pasukan AS di Irak

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News06 Februari 2023 07:54
Andi Sudirman dan Amar Ma’ruf Sulaiman Anti Mager Bersama 12 Ribu Warga Bulukumba
SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Ribuan masyarakat Bulukumba begitu antusias mengikuti kegiatan Sulsel Anti Mager di Pantai Merpati, Bulukumba, Mingg...
Berita Utama05 Februari 2023 21:41
Pemkot Nilai Penambalan Jalan Hertasning Menggunakan Paving Block oleh Pemprov Tidak Efektif
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ruas Jalan Hertasning-Aroepala rusak parah di beberapa titik, pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menganggap Pemerintah Pro...
Metropolitan05 Februari 2023 19:58
Ketua KONI Parepare Zulham Arief Gerak Cepat Serahkan Bantuan ke Korban Banjir
SULSELSATU.com, PAREPARE – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Parepare, Zulham Arief (ZA) menyerahkan paket bantuan kepada mas...
Sulsel05 Februari 2023 19:30
Taufan Pawe Minta Pembenahan Infrastruktur Umum Yang Rusak Dilakukan Melalui Swakelola
SULSELSATU.com, Parepare — Sejumlah infrastruktur umum yang ada di Kota Parepare rusak akibat dampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu (1 ...