Air Terjun Bantimurung Meluap, Pengelola Larang Pengunjung Berenang

Air Terjun Bantimurung Meluap, Pengelola Larang Pengunjung Berenang

SULSELSATU.com, MAROS – Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Maros sepekan terakhir, membuat air terjun bantimurung meluap.

Pihak pengelola wisata alam air terjun Bantimurung tetap membuka bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk dapat menikmati air terjun meski dalam status siaga.

Kasi Jasa Usaha Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros Yusriadi Arif mengatakan, pascahujan deras beberapa hari lalu membuat debit air meningkat hingga beberapa meter lebih hingga saat ini sudah nampak surut.

Kasi Jasa Usaha Disbudpar Maros Yusriadi Arif. (Sulselsatu/Indra Sadli Pratama)

“Kondisi air terjun saat ini cukup berbahaya beberapa hari kemarin, untuk saat ini kami tetap buka seperti biasa bagi pengunjung yang ini menikmati keindahan air terjun dengan catatan tidak untuk berenang atau bermandi di bawah airnya karena berbahaya,” kata Yusriadi, Selasa (14/1/2020).

Yusriadi mengatakan, pengunjung sebelum membeli tiket telah diimbau oleh petugas loket agar tidak mendekati air terjun karena kondisi air masih berbahaya atau dalam status siaga.

“Kami selalu informasikan kepada pengunjung melalui pengeras suara (toa), untuk saat ini pengunjung hanya dapat menikmati pemandangan air yang deras dan berbagai fasilitas lain seperti gazebo yang telah disiapkan,” ujarnya.

Terkait meluapnya air terjun bantimurung, Yusriadi mengaku, bahwa penurunan pengunjung di musim penghujan sangat dirasakan. Pengunjung yang rata-rata bisa mencapai 500 orang kini pascameluapnya air hanya 100 orang per harinya.

“Ya ini memang sangat biasa kalau soal penurunan karena mengingat ini musim penghujan. Pengujung di hari biasa rata-rata mencapai 500 orang kini bisa saja menurun hingga 100 orang,” tandasnya.

Demi meminimalisir terjadinya bahaya, pihak pengelola telah menyiapkan setidaknya 50 personel siaga yang meliputi jajaran polsek, Pamong Praja, Balai Taman Nasional Bulusaraung, BPBD dan Basarnas.

Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga