Usai Jalankan Misi Kemanusiaan di Natuna, 25 Kru TNI AU Tiba di Makassar

SULSELSATU.com, MAROS – Sebanyak 25 kru Skadron Udara 5 dan Skadron Udara 33 TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin pulang usai menjalani misi kemanusian di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.
25 kru yang tergabung dalam misi “Wuhan Humanitary Mission” ini tiba di pangkalan TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin sekira pukul 09.00 wita, Ahad (16/2/2020).
Seluruh awak berangkat dari Batam menuju Pangkalan TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin menggunakan pesawat boeing 737 milik Skadron Udara 5.
25 Prajurit TNI AU ini baru saja menyelesaikan misi evakuasi WNI dari Wuhan (China) ke Natuna (Indonesia). Sepulangnya dari Wuhan, mereka tak bisa langsung balik ke Maros, melainkan harus ikut menjalani masa observasi virus corona di Natuna, sama seperti 238 WNI yang mereka evakuasi dari Wuhan.
Kedatangan tersebut disambut langsung oleh Komandan TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI, Haris Haryanto, Komandan Wing Udara 5, Kolonel Pnb David Y. Tamboto, Kepala Dinas Operasi dan Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono.
Komandan Skadron Udara 5, Letkol Pnb Iwan Retnawan.
“Acara penyambutan ini memang sebagai bentuk apresiasi dari personil TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin karena telah selesai menjalankan tugas atau misi kemanusiaan di Wuhan Cina dan 14 hari di Pulau Natuna menjalani karantina,” Kata Kepala Dinas Operasi dan Kolonel Pnb Yoyon Kuscahyono saat ditemui Sulselsatu.com.
Keluarga, istri dan anak para kru yang pulang juga ikut menyambut suaminya yang baru tiba dengan dengan penuh rasa haru dan bangga.
Kedatangan Prajurit TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin usai menjalani misi kemanusian di Wuhan Cina. (Sulselsatu/Indra Sadli Pratama).
Salah satu kru Skadron Udara 33 Mayor Pnb Pratama Efendi menjelaskan, selama misi kemanusian di Pulau Natuna ia diberikan tempat yang cukup jauh sangat senang karena bisa kembali ke pangkalan bertemu dengan anak dan istri.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar selama 14 hari di sana, saya cukup puas dan senang menjalankan misi kemanusian di Natuna. Selama di sana kami ditugaskan di beberapa lokasi yang terpisah untuk kru TNI AU dipusatkan di East Apron dan WNI di West Apron. Jika ada kendala yang dibutuhkan kami bergerak ke sana. Hingga kini kami sudah bisa pulang menjalankan tugas kembali di pangkalan untuk bertemu dengan keluarga,” ujarnya.
Diketahui selama berada di Natuna, mereka menjalani masa observasi di lokasi yang berbeda bersama 238 WNI lainnya. Setiap hari, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim yang dipantau langsung oleh World Health Organization (WHO).
Sementara itu Plt Kadis Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengatakan, sebelumnya, 17 dari 18 orang WNI asal Sulsel yang dievakuasi dari Cina, juga telah tiba di Bandara Hasanuddin Makassar pada Ahad (16/2/2020) dini hari tadi. Mereka dinyatakan bebas dari virus Corona setelah menjalani masa inkubasi di Natuna.
“Ada 17 yang sudah kembali ke Sulsel. Yah karena semuanya sudah dinyatakan aman dari virus Corona, tentunya di sini tidak ada lagi ada pemeriksaan tambahan. Sama seperti 25 orang kru pesawat TNI AU yang pulang inilah,” katanya.
Penulis: Indra Sadli Pratama
Editor: Kink Kusuma Rein
Cek berita dan artikel yang lain di Google News