Tingkat Pencurian Air di Makassar Capai 40 Persen

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Hamzah Ahmad menyebut, tingkat pencurian tinggi dengan estimasi 40 persen.
“Tentunya dari 40 persen itu banyak hal seperti pencurian air dengan pipa lama yang harus diselesaikan,” kata dia usai pelantikan, Selasa (18/2/2020)
Ia pun berjanji bakal melakukan perbaikan untuk menangani persoalan yang ada di lingkup Perumda Air Minum.
“Selama kurang lebih 5 bulan menjabat Plt (Dirut Perumda Air Minum) saya telah mengevaluasi langkah-langkah yang harus kita lakukan,” ujarnya.
Selain pencurian air, Hamzah mengatakan bakal meningkatkan layanan masyarakat. Saat ini, kata dia, cakupan layanan Perumda Air Minum hanya berada pada kisaran 72 persen saja.
“Jadi upaya-upaya yang kita lakukan itu adalah melakukan komunikasi dan pendekatan sekaligus meminta izin kepada beberapa piha, baik pihak pemerintah provinsi, kota, maupun pemerintah kabupaten, serta aparat penegak hukum,” kata dia.
Dia juga menegaskan bakal berkoordinasi dengan instansi pemerintah. Hal itu
“Nah, ketika kita ingin memasukan izin suatu wilayah tentu harus ada izin dan rekomendasi dari yang bertanggung jawab terhadap wilayah itu,” paparnya.
Ihwal strategi menekan angka kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), Hamzah menyebut bakal memberikan tugas tambahan kepada tenaga baca mitra. Hal itu untuk melihat lokasi-lokasi yang menjadi tempat mereka baca meter.
“Jangan sampai ada hal-hal yang terkait dengan kehilangan air,” kata dia.
Langkah kedua, dia menuturkan bakal melibatkan karyawan Perumda Air Minum untuk melakukan pendataan secara menyeluruh.
“Kita juga melibatkan masyarakat, utamanya kita melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dalam hal memberikan informasi terkait dengan kehilangan air ini,” paparnya.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News