Corona Mewabah, Pemkot Makassar Tunda Peringatan Hari Kebudayaan

Corona Mewabah, Pemkot Makassar Tunda Peringatan Hari Kebudayaan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemkot Makassar memutuskan untuk menunda peringatan Hari Kebudayaan ke-1. Ini menyusul pandemi corona yang mulai mencemaskan.

Putusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran bernomor : 430/438/DISBUD/III/2020 Selasa 17 Maret 2020. Perihal Penundaan pelaksanaan hari kebudayaan.

Asisten I Kota Makassar, Muh Sabri mengatakan, penundaan tersebut sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan Gubernur Sulsel untuk meniadakan kegiatan keramaian sementara waktu.

“Seluruh kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang seminar apalagi menyangkut dengan Hari Kebudayaan ada parade budaya, kita tiadakan untuk sementara waktu sambil melihat perkembangan- perkembangan hari demi har,” kata Sabri di Museum Kota Makassar, Kamis (19/3/2020).

Sabri mengatakan persiapan Hari Kebudayaan sudah mencapai 50 persen, namun tetap saja ditunda melihat kondisi yang tidak kondusif. 

Sebelumnya Hari Kebudayaan yang digelar pada 1-5 April 2020 akan melibatkan seluruh etnis di Kota Makassar.

Rencananya, di hari pertama pelaksanaan, akan digelar Upacara Hari Kebudayaan yang melibatkan sekolah, kantor pemerintah, dan swasta, termasuk pusat niaga agar menggunakan identitas budaya, seperti pakaian adat, bukan hanya Bugis Makassar, tetapi pakaian adat dari seluruh nusantara.

Sejumlah rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari pertama yakni Upacara Hari Kebudayaan, Makassar Ethnic Carnaval, Traditional Cullinary Festival.

Di hari ke dua akan digelar Makassar Culture Night, Focus Group Discussion, dan Traditional Culinary Festival.

Di hari ketiga akan digelar Focus Group Discussion serta Traditional Cullinary Festival. Dan esoknya kembali berlangsung Traditonal Cullinary Festival. 

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga