Ribuan Personel Polda Sulsel dan TNI Siap Amankan PSBB di Makassar

Ribuan Personel Polda Sulsel dan TNI Siap Amankan PSBB di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebanyak 810 personel Polrestabes Makassar dan 390 personel dari Satker Polda Sulsel bersama unsur TNI dan Pemda telah disiapkan untuk mengamankann penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.
 
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah mempersiapkan beberapa langkah teknis untuk mendukung tim gugus tugas dalam mengamankann penerapan PSBB tersebut, berupa pemberlakukan sistem pengamanan kota (sispam kota) dengan melakukan pola preventif dan represif berupa pembuatan dan penjagaan pada pos-pos di beberapa wilayah dan penggal-penggal jalan untuk membatasi gerak masyarakat.
 
Selain itu kata dia petugas juga akan melaksanakan patroli dan pengecekan terhadap pembatasan kegiatan-kegiatan masyarakat sesuai aturan PSBB/PMK No.9/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB.
 
Ibrahim juga menambahkan, selain pelibatan personel Polda Sulsel, pengamanan PSBB di Kota Makassar juga melibatkan unsur TNI, dan Pemerintah Kota Makasar.
 
“Polda Sulsel menyiapkan ribuan personel guna mengamankan seluruh wilayah Kota Makassar, selain dari unsur kepolisan juga disiapkan ratusan personel pengamanan dari TNI dan Pemda,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2020).
 
Ribuan personel Polda Susel bersama TNI dan Pemda diterjunkan untuk melakukan penertiban bagi warga yang masih melanggar aturan PSBB. Namun, penertiban terhadap para pelanggar tetap dilakukan secara humanis.
 
“Ya kepada masyarakat Makassar kami imbau agar nantinya mentaati aturan pelaksanaa PSBB ini. Kami juga sampaikan bagi yang melanggar penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini sesuai Protokol Kesehatan dan Aturan Karantina Kesehatan No. 6 /2018, akan diproses pidana,” kata dia.
 
Namun begitu, Kombes Pol Ibrahim Tompo berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini dan meminta  dukungan seluruh lapisan masyarakat agar proses ini berjalan dengan baik, efektif dan efisien, demi kepentingan bersama.
 
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga