Kasdam XIV Hasanuddin Kunjungi Lokasi TMMD ke-108 di Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV Hasanudin, Brigjen TNI Andi Muhammad melakukan kunjungan ke lokasi Proyek TMMD di Desa Bontorappo, Kecamatan Tarowang, Jeneponto, Kamis (11/6/2020).
Hadir mendampingi Brigjen TNI Andi Muhammad yakni Danrem 141 Toddopuli, Brigjen TNI Djashar Djamil
Kepala Pendam XIV Kodam Hasanuddin Kolonel Inf Maskun Nafik dan Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir.
Lokasi yang dikunjungi Brigjen TNI Andi Muhammad merupakan proyek jalan sepanjang 1.7 kilometer yang dikerjakan oleh Kodim 1425 Jeneponto melalui programTentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Brigjen TNI Andi Muhammad kepada Sulselsatu.com di lokasi TMMD mengatakan,
sebelum ada jalan ini, masyarakat yang ingin membawa hasil kebunnya harus menempuh jarak kurang lebih 10 kilometer baru sampai.
“Nanti setelah selesai (TMMD) ini sangat bagus, masyarakat hanya menempuh jarak 1.7 kilometer sudah sampai. Jadi ditinjau dari segi waktu, ekonomi rakyat sangat terbantu karena tidak jauh lagi membawa hasil pertaniannya,” katanya.
Jenderal bintang satu ini mengatakan, ketahanan pangan harus digenjot untuk menghadapi efek Corona, sebab ekonomi saat saat ini semakin hari semakin turun. Untuk itu harus ditopang dengan ketahanan pangan yang baik.
“Jadi kita ada di sini atas panggilan rakyat, artinya TNI harus manunggal dengan masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan saya titip kepada kepala desa agar dipelihara nantinya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Bontorappo, Mustapa mengatakan, bahwa lokasi jalan sebelum ada TMMD ini adalah jalanan yang tidak bisa diakses oleh kendaraan dan hanya bisa akses pejalan kaki dan akses ternak para petani.
“Dulu sangat susah, motor saja tidak bisa masuk, cuma jalan petani saja. Tapi dengan adanya TMMD ini alhamdulillah kendaraan bisa masuk dan para petani juga sangat terbantu karena tidak lagi menggunakan tenaga manusia,” katanya.
Bahkan sebelum ada TMMD Ini, masyarakat yang berada di Dusun Borong Loe dan ada keperluan di Kantor Desa Bontorappo, maka mereka harus menempuh jarak 10 kilometer.
“Sebelumnya petani mutar melewati beberapa desa, termasuk Desa Allu Tarowang dan Desa Tarowang, Desa Pao Baru bisa sampai di Kantor Desa Bontorappo dan dengan adanya TMMD ini jaraknya sisa 1.7 kilometer,” katanya.
Penulis: Dedi
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News