Pilwali 2020, KPU Makassar Temukan 2 Ribu Data Pemilih Tak Jelas

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar mulai melakukan validasi data pemilih pada Pilwali 2020.
Siang tadi, Jumat (12/6/2020) KPU melakukan rapat koordinasi dengan pemkot, Bawaslu dan Forkompimda di Balai Kota.
Ketua KPU Makassaf Farid Wajdi mengatakan, pertemuan tersebut untuk memastikan validasi data pemilih sebenarnya daftar pemilih (mutarlih) Pilkada 2020, dengan penyerahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4)
Ia mengatakan pihaknya telah mendapatkan DP4 sejak 23 Maret 2020 secara berjengang dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) diturunkan ke KPU RI lalu Provinsi Sulsel kemudian ke KPU Kota Makassar.
“Tindak lanjut dari itu adalah teman-teman melakukan validasi terhadap pertama karena coklik tahapan terdekat akan dilaksanakan dengan skema pendataan warga melalui RT/RW makanya dilakukan pertama adalah validasi RT/RW,” katanya.
KPU Kota Makassar menemukan 2 ribu data yang tidak jelas. Farid mengatakan, dari data RT/RW 78454 orang sementara riil di lapangan data tidak mencapai 5 ribu orang
Untuk itu, dalam strategi penyesuaian data, pihaknya akan mengaktifkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan lainnya selanjutnya Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang melakukan cek data di setiap kelurahan atau berkoordinasi dengan RT/RW.
“Nantinya PPDP yang datang ke RT/RW untuk memastikan data di tiap RT/RW valid atau memastikan nanti proyeksi cetak surat suara itu linear dengan data kebutuhan pemilh,” jelasnya.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News