Logo Sulselsatu

Johnny Plate Sebut Indonesia Akan Berkolaborasi Menggunakan Teknologi Tangani Corona

Asrul
Asrul

Sabtu, 13 Juni 2020 23:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menyampaikan keterbukaan Indonesia untuk berkolaborasi dengan negara-negara lain, khususnya dengan negara-negara ASEAN dan China untuk mengembangkan teknologi digital menangani virus corona.

Menurut Johnny, selama tiga bulan terakhir, Indonesia telah memanfaatkan dan mengembangkan berbagai teknologi digital dalam upaya percepatan penanganan Covid-19. Beberapa diantaranya ialah aplikasi tracing dan tracking PeduliLindungi dan integrasi data Bersatu Lawan Covid-19.

“Ada banyak tantangan dan pekerjaan di depan mata, namun dengan bekerja sama, kita dapat menghadapinya dengan lebih baik dan lebih cepat. Mari kita berkolaborasi dan menyongsong masa depan bangsa-bangsa yang lebih optimis dan lebih baik,” kata Johnny lewat keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2020).

Baca Juga : Kualitas Jaringan Telekomunikasi TelkomGroup Selalu Prima di Media Center KTT AIS 2023 Forum, Menkominfo Beri Apresiasi

Pernyataan itu disampaikan Johnny saat pertemuan tingkat Menteri Asean dan Tiongkok yang dilakukan secara virtual dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Asean, Jumat (12/6/2020) kemarin.

Lebih lanjut, Johnny mengatakan Indonesia saat ini terus membangun sinergi dengan asosiasi telemedicine untuk mendorong penggunaan platform online sebagai media konsultasi dan layanan kesehatan.

“Pemerintah juga mengembangkan pemanfaatan artificial intelligence (AI), chatbots, website, call center, dan mesin informasi berbasis teknologi internet of things (IoT) guna mempermudah akses masyarakat terhadap informasi yang sehat, aktual, dan faktual terkait Covid-19.” paparnya.

Baca Juga : Menkominfo Bantah Blokir Web Streaming Gratis IndoXXI

Sekjen Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu turut mendeklarasikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam penanggulangan Covid-19.

“Pemerintah Indonesia telah menyetujui beberapa poin untuk pemanfaatan teknologi digital di sektor-sektor yang relevan, seperti pengembangan infrastruktur konektivitas, penelitian kesehatan, keamanan siber, pendidikan, ketenagakerjaan, dan UMKM,” jelas Johnny.

Indonesia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam bidang infrastruktur, saat Indonesia tengah mengupayakan pemerataan akses internet melalui jaringan backbone, microwave link, satelit komersial, maupun Base Transceiver Stations (BTS) di seluruh penjuru negeri.

Baca Juga : Menkominfo Ancam Tindak Tegas Pembuat Situs Film Bajakan

Di masa pandemi ini, permintaan akan layanan internet semakin meningkat, sehingga infrastruktur digital menjadi pondasi penting untuk menopang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Untuk itulah akselerasi dalam pembangunan infrastruktur baik di middle-mile maupun last-mile menjadi prioritas pemerintah Indonesia saat ini,” kata Johnny.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum13 Mei 2026 23:16
Jaringan Internasional Sabu Dibongkar di Makassar, Kurir Simpan Barang di Ikat Pinggang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi membongkar jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). ...
Hukum13 Mei 2026 23:11
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu 1,45 Kg di Makassar, 6 Pengedar dan 1 Bandar Ditangkap
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polisi berhasil mengagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 1,45 kilogram senilai Rp 2,75 miliar di Kota Makas...
Video13 Mei 2026 21:27
VIDEO: Pemkot Makassar Tertibkan 16 Lapak PKL di Pasar Cidu Makassar
SULSELSATU.com – Pemerintah Kota Makassar menertibkan lapak pedagang kaki lima di Pasar Cidu. Penertiban dilakukan di Kelurahan Tabaringan, Kecamata...
Video13 Mei 2026 19:26
VIDEO: Jaksa Agung Serahkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan ke Negara
SULSELSATU.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan hasil penertiban kawasan hutan kepada negara. Nilainya mencapai Rp10,2 triliun dan lahan sel...