Logo Sulselsatu

Kecewa Kinerja Para Menteri, Jokowi Ancam Reshuffle

Asrul
Asrul

Minggu, 28 Juni 2020 19:30

Kecewa Kinerja Para Menteri, Jokowi Ancam Reshuffle

JAKARTA – Presiden Joko Widodo kecewa dengan kinerja para menteri dan mengamcam melakukan reshuffle. Hal ini disampaikan Jokowi di depan para Menteri Kabinet Indonesia Maju pada 18 Juni pekan lalu.

Dalam pemaparannya, Jokowi menyampaikan rasa kecewanya terhadap kinerja para Menteri yang dinilai tidak memiliki progres kemajuan yang signifikan.

“Bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle, sudah kepikiran kemana-mana saya. Entah buat Perpu yang lebih penting lagi, kalau memang diperlukan,” kata Jokowi dalam sebuah video yang diunggah melalui kanal Youtube sekretariat Presiden, Minggu (28/6/2020).

Baca Juga : Kesan Presiden Jokowi Usai Jajal LRT Jabodebek, “Tanpa Suara dan Nyaman Sekali”

“Saya harus ngomong apa adanya, tidak ada progres yang signifikan, tidak ada,” imbuhnya.

Sponsored by MGID

Jokowi mengajak para Menteri dalam kabinetnya untuk memiliki rasa pengorbanan yang sama terkait krisis kesehatan dan ekonomi yang dialami Indonesia saat ini di tengah masa pandemi Covid-19.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai total 34 menteri yang dimilikinya belum memiliki manajemen krisis yang bagus. Jokowi menilai hingga saat ini, kebijakan yang dikeluarkan masih standar atau itu-itu saja.

Baca Juga : Pemerintah Janjikan Rumah Untuk Rumah Keluarga Prajurit KRI Nanggala-402

“Hati-hati, Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) terakhir menyampaikan bahwa growth atau pertumbuhan ekonomi dunia terkontraksi 6 sampai 7.6 persen minusnya,” ujar Jokowi.

Bahkan Jokowi tak segan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) dan Peraturan Presiden (Perpres) jika dalam langkahnya masih ditemukan stagnasi kinerja Menteri.

Jokowi juga mengingatkan kepada jajaran Menterinya untuk tak ragu mengeluarkan Peraturan Menteri jika memang diperlukan sebagai upaya menolong Negara dari ancaman krisis.

Baca Juga : Presiden Jokowi: THR ASN Dibayar 10 Hari Sebelum Idul Fitri

“Kalau mau minta Perpu lagi saya buatkan Perpu, kalau yang sudah ada belum cukup, asal untuk rakyat, asal untuk negara, saya pertaruhkan reputasi politik saya,” tegasnya.

Dalam hal ini, Mantan Wali Kota Solo itu sempat menyinggung kinerja Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang dinilai kurang maksimal. Dengan anggaran yang disediakan berjumlah 75 triliun, menurut Jokowi terawan hanya menggunakan 1.53 persen darinya.

Secepatnya, Jokowi menginginkan pembayaran tunjangan untuk dokter, dokter spesialis, tenaga medis, hingga peralatan medis harus segera dikeluarkan.

Baca Juga : Presiden Jokowi: THR ASN Dibayar 10 Hari Sebelum Idul Fitri

Editor: Hendra Wijaya

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video15 Juni 2021 23:17
VIDEO: Apes, Beli Magic Com di Toko Online Isi Paket Ternyata Sabun Cuci
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan seorang ibu-ibu tengah membuka paket pesanan online dari salah satu marketplace. Ibu ini belanja on...
Ekonomi15 Juni 2021 21:25
Asmo Sulsel Beri Diskon Rp6,5 Juta di Honda Sport Motoshow 2021 Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar Honda Sport Motoshow (HSMS) 2021 pada 5 titik yaitu di Mall Ratu...
Video15 Juni 2021 21:06
VIDEO: Cewek Ini Ditinggal Sang Pacar di Pinggir Jalan Gara-gara Skincare
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan seorang cewek ditinggal di pinggir jalan oleh sang pacar. Dalam video terlihat cewek itu marah-mara...
Sponsored by MGID
Olahraga15 Juni 2021 19:04
Live Euro 2020 di RCTI Malam Ini: Portugal vs Hungaria, Prancis vs Jerman
SULSELSATU.com, Makassar - Juara bertahan Portugal akan dijajal Hungaria, sementara Prancis sua Jerman. ...