Trump Beri Serangan Baru ke China

SULSELSATU.com, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin gencar menyerang China. Dalam waktu dua hari berturut-turut, Trump bahkan melemparkan sejumlah serangan ke China.
Ketegangan kedua negara ini meningkat sejak wabah Corona menjadi pandemi global. Kini sejumlah kebijakan baru Trump menyasar Negeri Panda.
Salah satunya adalah Pemerintahan Donald Trump memberlakukan sanksi ekonomi ke 11 pejabat saat ini dan mantan pejabat China. Salah satunya adalah Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam.
Lam diberi sanksi karena mendukung pemberlakukan UU Keamanan Nasional Hong Kong. UU ini disahkan China bulan Juni, yang akan menghukum sejumlah pihak yang dikategorikan sebagai pengganggu stabilitas Hong Kong.
Di bawah sanksi ekonomi ini, aset Lam di AS akan diblokir dan orang Amerika serta bisnis dilarang berurusan dengan mereka. Ini dinyatakan AS dalam pengumuman resmi Departemen Keuangan.
“Tindakan hari ini mengirimkan pesan yang jelas bahwa tindakan otoritas Hong Kong tidak dapat diterima,” kata Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari AFP, Sabtu (8/8/2020).
Pompeo mengatakan UU keamanan China- yang melarang subversi dan dugaan pelanggaran lainnya di Hong Kong – melanggar janji yang dibuat sebelum Inggris menyerahkan kembali wilayah itu pada tahun 1997.
Sementara itu, Departemen Keuangan mengatakan Lam secara langsung bertanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan Beijing dalam menekan kebebasan dan proses demokrasi di Hong Kong.
Undang-undang keamanan Hong Kong diberlakukan menyusul protes besar-besaran pro-demokrasi tahun lalu. Sejak itu, pihak berwenang telah menunda pemilu dan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk enam aktivis pro-demokrasi yang diasingkan.
Editor: Kink Kusuma Rein
Cek berita dan artikel yang lain di Google News