Konflik Internal Partai Berkarya, Priyo: Bisa Menjadi Aib Demokrasi

SULSELSATU.com, JAKARTA – Partai Berkarya mengalami kisruh internal sebab adanya dualisme kepengurusan. Partai Berkarya kubu Tommy Soeharto siap melawan dan tak akan tinggal diam dengan kemunculan kepengurusan versi Muchdi Pr.
Merespons hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya pimpinan Tommy Soeharto, Priyo Budi Santoso, menilai pihaknya hanya mencoba pertahankan eksistensi dan marwah partai. Ia bilang kejadian sekarang ada pihak yang ingin merampas lewat surat keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM.
“Kini ada pihak yang ingin merampas paksa lewat SK Menkumham. Semua orang tahu ini cara-cara yang tidak pantas, ilegal dan tidak sah. Ini model belah bambu. Bisa menjadi ‘aib demokrasi’ pada pemerintahan ini,” ujar Priyo, seperti yang dikutip dari viva.co.id.
Priyo mengatakan pihaknya tak akan tinggal diam dan siap melawan dengan mengajukan gugatan hukum. Selain persiapan gugatan hukum, kepengurusan Tommy sudah mengajukan keberatan kepada pemerintah yang ditembuskan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu, Ombudsman, sampai Presiden Joko Widodo.
“Bahkan juga kepada Presiden Jokowi. Pekan depan kami ajukan gugatan hukum PTUN, pidana dan perdata dan juga ke MA,” ujar mantan Wakil Ketua DPR itu.
Editor: Kink Kusuma Rein
Cek berita dan artikel yang lain di Google News