Klaim Pemkot Makassar Kasus Covid-19 Melandai Disebut Pencitraan

Klaim Pemkot Makassar Kasus Covid-19 Melandai Disebut Pencitraan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mengklaim kasus positif Covid-19 telah melandai. Hal tersebut menjadi sorotan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin mengatakan bahwa pernyataan itu patut dipertanyakan. Terlebih, ia menilai saat ini kasus yang melandai lantaran pemeriksaan Swab yang juga ikut menurun.

“Nyatanya pemeriksaan Swab yang menurun padahal PCR kita sudah banyak,” tegasnya, beberapa waktu lalu.

Pria yang akrab disapa Dokter Koboi ini menilai Pemkot hanya menabur pencitraan. Sebab, pernyataannya tidak dibarengi dengan adanya data yang ril.

“Pencitraan paling top dan mulia adalah keberhasilan menurunkan Covid-19 tanpa rekayasa data,” sambungnya.

Menurutnya, Pemkot sejatinya terus menggenjot pemeriksaan Swab. Penerapan 3T, yakni Testing (Pemeriksaan), Tracing (Pelacakan), dan Treatment (Perawatan) perlu dilakukan secara massif.

“Perlu testing, tracing, dan treatment,” kata Alumnus Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini.

Sebelumnya, di beberapa kesempatan, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menyebut bahwa tren penurunan kasus telah terjadi. Pihaknya pun bersyukur dan terus memaksimalkan kinerja.

“Di satu sisi kita bersyukur, jadi kelihatan pola daripada pandemi Covid-19 ini sudah mendekati puncak. Terbukti dalam satu minggu terakhir tidak ada lagi yang positif di atas angka 100,” katanya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga