Peresmian Tol Layang Bersamaan dengan Bandara Buntu Kunik Tana Toraja

Peresmian Tol Layang Bersamaan dengan Bandara Buntu Kunik Tana Toraja

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mengatakan progres pembanguna Tol Layang AP Pettarani Makassar sudah hampir rampung 100%. Tinggal membangun konstruksi bagian bawah tol layang yang ditargetkan selesai pada akhir Desember mendatang.

Nurdin menyampaikan selama Pembangunan kontruksi bagian bawah tol layang tersebut dilakukan, tol layang bagian atas yang hampir rampung 100% akan digunakan untuk gunakan untuk sementara.

Nurdin mengatakan tol layang akan digunakan selama pengerjaan konstruksi bagian bawah agar pekerja tak terganggu dengan aktivitas pengendara saat bekerja.

“Jadi supaya tidak menggangu pengerjaan yang dibawa harapan kita adalah mudah mudahan segmen pertama jalan tol Pettarani ini selesai dan dapat di resmikan dan di manfaatkan,” ucap NA, Rabu (09/09/2020).

Lebih lanjut mantan bupati Bantaeng dua periode itu mengatakan Proyek yang dimulai sejak pada April 2018 ini akan diresmikan oleh pada Oktober mendatang, bersamaan dengan peresmian Bandara Buntu Kunik Tana Toraja, serta ground breaking proyek Twin Tower 34 lantai dan pembangunan stadion Mattoanging.

Rencananya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan untuk meresmikan Proyek Tol Layang tersebut, yang dimana kata Nurdin proyek tersebut telah lama menunggu kedatangan Jokowi untuk meresmikan.

“Yang pertama adalah peresmian jalan tol, mudah mudahan juga juga ikut serta bandara Toraja dan Ground breaking pembangunan stadion Mattoanging dan pembangunan twin tower, yang Insya allah pada bulan Oktober.” Jelasnya.

Nurdin menyampaikan setelah jalan tol layang ini diresmikan, ia berharap tol layang tersebut dapat dilanjutkan menuju Barombong hingga sampai di kabupaten Takalar.

“Tentu harapan berikut nyabuntuk lanjutan jalan tol Pettarani ini menuju kebrombong, Nanti Barombong Adalagi segmen Barombong takalar itu yang akan kita sekarang pikirkan,” ucapnya

Diketahui Proyek Jalan tol layang pertama di Makassar ini merupakan investasi dari PT Margautama Nusantara (MUN) melalui anak usahanya PT Bosowa Marga Nusantara (BMN). Sementara itu, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) betindak sebagai kontraktor utama.

Penulis: Jahir Majid

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga