Peringati Harhubnas, Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Bagikan Paket Safety & Healthy Campaign Kepada Penumpang

Peringati Harhubnas, Otoritas Bandara Wilayah V Makassar Bagikan Paket Safety & Healthy Campaign Kepada Penumpang

SULSELSATU.com, MAROS – Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas), Otoritas Bandara Wilayah V Makassar menggelar Safety & Healthy Campaign 2020 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Jum’at (17/9/2020).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Bandara Sultan Hasanuddin Baitul Ihwan, Staf Ahli Menteri Kesehatan dr. Roberth J. Pattiaselanno, Co General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Djohn Henry, GM AirNav Makassar, Kepala KKP Kelas I Makassar, Darmawali Handoko dan perwakilan pihak maskapai penerbangan dan pejabat struktural pegawai kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Bandara Sultan Hasanuddin.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Baitul Ihwan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud harapan bersama masyarakat Indonesia dalam peran transportasi udara agar tercipta keselamatan, aman dan sehat.

“Jadi ini merupakan fokus kampanye dalam pencapaian Acceptable Level of Safety dan Healthy Culture di bandara dengan pembagian ratusan paket kepada penumpang yang berisi masker, hand sanitizer dan selebaran imbauan kesehatan dalam melakukan kegiatan penerbangan,” katanya.

Bukan cuman di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin saja, tetapi seluruh bandara dibawah naungan PT. Angkasa Pura Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung bersama seluruh stakeholder yang turut membagikan masker.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini kita sedang dalam kondisi pandemi Covid-19 yang tidak hanya berimbas pada kondisi nasional tetapi juga kondisi dunia. Jadi kita sebagai otoritas bandara akan terus berupaya kegiatan ini juga diberlakukan di seluruh area bandara yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Stafsus Kemenkes RI dr. Roberth J. Pattiaselanno mengungkapkan, pandemi ini juga menjadi tantangan bagi sektor transportasi yang sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Maka dari itu mari kita bersama-sama menerapkan protokol dan kesehatan di tengah pandemi ini. Sehingga  masyarakat tidak ragu untuk melakukan peberbangan yang ada di Indonesia,” katanya.

Terpisah, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Sultan Hasanuddin, Darmawali Handoko mengatakan, untuk menjamin kesehatan calon penumpang pesawat, maka mereka harus mengantongi surat rapid test.

“Untuk melakukan rapid test di area bandara hanya sekitar Rp85 ribu. Hal itu berdasarkan keputusan Kementrian Kesehatan yang mematok harga rapid test tertinggi hanya Rp150 ribu,” ujarnya. (*)

Penulis: Indra Sadli Pratama

Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga