Ketua Epidemiologi Prediksi Makassar Kembali Zona Merah

Ketua Epidemiologi Prediksi Makassar Kembali Zona Merah

 

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Epidemiologi Satgas Covid-19 Kota Makassar, Ansariadi memprediksi Makassar berpotensi kembali ke zona merah.

Setelah sebelumnya, dirinya mengklaim saat ini Makassar berada di zona orange. Bahkan, angkat reproduksi kasus (Rt) berada di angka 0,83.

“Jadi yang harus kita perhatikan, walaupun Makassar sudah zona orange. Tapi melihat situasi saat ini, kita perlu hati-hati karena tidak menutup kemungkinan 1-2 Minggu ke depan kita kembali ke zona merah,” kata Ansaridi di Posko Covid-19, Senin (12/10/2020)

Oleh karena itu, Menurut Ansariadi pemerintah kota harus tetap berfokus pada kecamatan episentrum Covid-19. Selain itu, pada karyawan swasta perkantoran.

Berdasarkan data distribusi kasus berdasarkan pekerjaan, Ansariadi mengatakan selama 2 bulan terakhir karyawan swasta memuncaki klasemen.

Data bulan Agustus, 210 yang terpapar Covid-19 dari karyawan swasta, sementara urutan kedua adalah tenaga kesehatan 136 kasus. Menyusul ibu rumah tangga (IRT) 131 kasus.

Sementara data bulan September mengalami pergeseran peningkatan kendati karyawan swasta masih tertinggi sebanyak 137 kasus. Namun, IRT naik ke posisi 2 dengan kasus 118. Sementara tenaga kesehatan turun di peringkat 7 dengan 61 kasus.

“Selama 2 bulan, karyawan swasta tetap urutan 1, bulan lalu nakes juara 2, sekarang pindah ke belakang, artinya bisa dikurangi penularan pada nakes. Turun sampe sepertiganya. Ini hal yang bagus,” ungkapnya.

Ansariadi pun menilai angka kasus yang tinggi pada perkantoran perlu mendapatkan perhatian lebih. Lantaran, hal itu bisa memicu terjadinya klaster keluarga.

“Pada dasarnya kan, ini yang bawa pulang ke rumah. Bapaknya mungkin bekerja di perkantoran, balik dari rumah istrinya juga terkena. Itu sebabnya cukup banyak kasusnya,” pungkasnya.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga