Insentif RT/RW Belum Cair, Kasrudi Curigai Ditahan Camat dan Lurah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi mengaku menerima laporan keluhan dari RT dan RW yang belum menerima insentif mereka yang seharusnya masuk sejak awal bulan ini.
Kasrudi mengaku, salah satu RT/RW di Kecamatan Mamajang, mengeluhkan belum masuknya insentif mereka padahal sejumlah daerah di kecamatan lain telah menerima bahkan sejak bulan lalu.
“Sekarang ini kami banyak menemukan di lapangan ada beberapa RT dan RW itu yang sampai sekarang belum menerima insentifnya,” kata Kasrudi.
Padahal semestinya insentif tersebut masuk per triwulan. Kasrudi mengakan ada dugaan lambatnya insentif tersebut masuk karena ditahan oleh Camat dan Lurah setempat dengan berdalih minimnya kinerja.
“Jangan sampai lambat masuk karena ada persoalan pilkada tapi dia pakai alasan kinerja, inikan mengancam, dia mau menekan RT-nya, jadi saya meminta kepada Camat dan Lurah agar segera dikasi ini kalau memang dia berhak, itu hak kerjanya orang, jangan sampai ini terbawa ke pilkada, mereka ini sudah kerja tiga bulan jadi dikasihlah haknya,” ujar Legislator Gerindra ini.
Kasrudi melanjutkan, bahwa dari laporan RT dan RW di sejumlah wilayah, mereka dituding tidak bekerja maksimal sampai kinerja mereka dinilai kurang dari 50% oleh kelurahan mereka.
“Ini alasan tidak wajar, memberikan indikator orang 50% ke bawah, harusnya kalau memang tidak mampu dia penuhi yang indikator ini kenapa tidak dipecat saja, ini masih dikasi kerja,” katanya.
Kasrudi tidak ingin spesifik menyebut keluhan tersebut, namun adapun laporan RT dan RW terebut masuk dari Kecamatan Manggala, Panakkukang, Rappocini dan Mamajang. (*)
Penulis: RESTI SETIAWATI
Editor: ANDI
Cek berita dan artikel yang lain di Google News