17 Februari Nurdin Abdullah Bakal Lantik Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

17 Februari Nurdin Abdullah Bakal Lantik Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menggelar Pilkada di Sulsel telah mengumumkan hasil perolehan suara para calon kepala daerah yang ikut bertarung. Di Sulsel ada 12 kabupaten dan kota yang mengikuti Pilkada tahun 2020.

Dalam acara makan malam Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) terungkap jadwal pelantikan para calon kepala daerah yang akan ditetapkan KPU sebagai pemenang.

“Jadi Pak Ketua, kondisi Sulsel pasca Pilkada, alhamdulillah aman dan mudah-mudahan tidak ada gugatan dan sebagainya, sehingga pada 17 Februari, kita akan melantik pimpinan daerah yang baru,” kata Nurdin Abdullah, Sabtu (19/12/2020) malam.

Nurdin juga melaporkan soal, kasus Covid-19 di Sulsel bahwa 80 persen kasus positif dengan status OTG. Ia berharap bahwa kasus bisa dikendalikan dengan baik.

Hal yang menjadi konsentrasi pemerintah juga adalah dalam menghadapi natal dan tahun baru.

“Hal yang menjadi konsen kita adalah menghadapi Natal dan tahun baru. Jadi kemarin kita juga sudah rakor, memutuskan natal kita harapkan bisa dilakukan dengan terbatas, selebihnya virtual,” sebutnya.

Lanjutnya, bahwa tahun baru ditiadakan serta tidak ada izin perayaan tahun baru dikeluarkan. “Karena ini juga bisa memicu naiknya, kasus covid-19 di Sulsel,” ucapnya.

Sulsel juga fokus pada penanganan bencana. Karena Sulsel sendiri menjadi langganan bencana, seperti tanah longsor dan bajir.

“Kami baru saja apel siaga kesiapsiagaan menghadapi bencana ini. Dan kita harap Sulsel mendapat perlindungan dari Allah SWT. Tentu kami juga mohon, arahan, bimbingan dan support dalam rangka menghadapi masa sulit ini, bukan hanga menghadapi pandemi tetapi recovery ekonomi kita juga dorong,” harapnya.

Sedangkan, Bamsoet menyampaiakan bahwa Presiden memutuskan untuk memberikan gratis biaya pelayanan vaksin bagi masyarakat.

“Negara mengikuti dan mematuhi pembukaan konstitusi kita bahwa kesehatan dan keselamatan warga negara itu adalah tanggung jawab negara,” tegasnya.

Adapun target Juni 2021, sebanyak 70 persen dari 270 juta rakyat Indonesia divaksin.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga