Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Makassar Perpanjang Pembatasan Jam Malam Selama Sepekan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memperpanjang pembatasan jam malam selama sepekan.
Hal tersebut di ungkapkan, Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Makassar dari Universitas Hasanuddin, Ansariadi bahwa pihaknya merekomendasikan kepada PJ Wali kota Makassar untuk menambah jam malam selama sepekan.
Melihat, peningkatan kasus positif Covid-19 saat ini rata-rata jumlah kasus sebanyak 300 per hari. Hal itu berdasarkan pemeriksaan tes usap. Bila diakumulasi jumlah kasus per Minggu sebesar 2 ribu.
“Belum adanya penurunan. Kita belajar dari pengalaman sebelumnya ketika terjadi libur yang cukup panjang selama satu minggu, setelah itu terjadi peningkatan status, efek dari libur,” ujar Ansari saat prescon di Baruga Anging Mammiri, Minggu (3/1/2021)
Ansari melihat adanya potensi kenaikan akibat libur. Untuk mengatasi fase ini, ia merekomendasikan ke Pemkot Makassar untuk melakukannya perpanjangan pembatasan jam malam dilanjutkan selama satu pekan.
“Kami rekomendasikan Pemerintah Kota Makassar melakukan perpanjangan jam malam,” kata Ansaridi.
“Jam malam cukup efektif mengurangi pengumpulan orang. Kita akan evaluasi bagaimana efeknya ke depan,” ungkapnya
Saat ini, Ansariadi mengatakan belum ada penurunan kasus. Ia mengatakan ada potensi terjadinya zona merah.
“Ada potensi terjadinya zona merah, jumlah kasus semakin tinggi, pasien yang masuk RS dan isolasi di hotel sudah mencapai 87 persen,” ungkapnya.
Ia pun meminta upaya pelacakan pemeriksaan tes usap agar tidak terjadi peningkatan penularan kasus.
“Pelacakan harus terus ditambah agar yang kedapatan positif cepat isolasi mandiri,” pungkasnya.
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News