Gubernur Sulsel Sebut Pembukaan Sekolah Tatap Muka Masih Dikaji

Gubernur Sulsel Sebut Pembukaan Sekolah Tatap Muka Masih Dikaji

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) angkat bicara terkait pelaksanaan sekolah tatap muka di tengah masa pandemi Covid-19 yang rencananya dilaksanakan diawal tahun 2021 ini.

“Itu lagi dikaji sekarang. Jadi mungkin dikombinasi. Jadi tetap ada yang buka, ada juga yang virtual. Jadi tapi nanti lagi dikaji,” ucap Nurdin, Selasa (5/1/2021).

Hanya Saja, lanjut Nurdin, pembukaan sekolah tatap muka ditentukan langsung oleh pihak sekolah sendiri dengan melihat kesiapan protokol kesehatannya.

“Bukan kita yang tentukan. Sekolahnya sendiri. Sejauh mana kesiapan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sementara Itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Muhammad Jufri menegaskan pelaksanaan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah telah disampaikan ke Gubernur Sulsel, serta Bupati dan Walikota se-Sulsel serta dan kepala dinas kabupaten dan kota se-Sulsel.

Jufri menyapaikan untuk menunda pelaksanaan belajar mengajar secara tatap muka.

“Saya sudah laporkan ke Pak Gubernur juga kemarin tentang penundaan pelaksanaan belajar mengajar secara tatap muka. Serta sudah mengirim WhatsApp ke seluruh kepala dinas pendidikan kota dan kabupaten untuk kita melakukan penundaan tatap muka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa daerah di Sulsel yang ingin membuka belajar secara tatap muka harus melalui tahapan dan rekomendasi.

“Kalau ada wilayah-wilayah tertentu yang menganggap aman untuk dia buka sekolah dan belajar secara tatap muka, bisa saja asal ada rekomendasi pemerintah daerah, ada rekomendasi dari komite sekolah serta tentunya harus mengikuti ketetapan SKB 4 menteri,” jelasnya.

Selain itu, Muhammad Jufri menambahkan sejauh ini belum ada sekolah yang membuka dan belajar secara tatap muka.

“Nda ada. Jadi yang kita buka lalu itu hanya SMK kehutanan, karena mereka sekolahnya bording scholl dan mereka punya standar protokol kesehatan yang sangat ketat. Karena sekolahnya itukan semi militer Jadi kedisiplinanNya sangat ketat bahkan kalau ada orang mau masuk harus dites swab,” pungkasnya.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga