Musim Hujan Pemicu Naiknya Harga Pangan di Makassar

Musim Hujan Pemicu Naiknya Harga Pangan di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beberapa komoditas pangan pokok mengalami kenaikan akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, mencatat perkembangan ketersediaan dan harga 11 komoditas yang mengalami kenaikan yakni bawang putih diangka Rp30 ribu per kilogram dan cabai rawit Rp50 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk cabai besar merah, mengalami penurunan menjadi Rp30 ribu per kilogram.

Dibandingkan pada 3 Januari 2021, pantauan harga untuk bahan pangan bawang putih dari Rp26 ribu perkilogramnya.

Cabai rawit Rp35 ribu perkilogram. Dan cabai besar merah berada diangka Rp40 ribu perkilogram.

Adapun bahan pangan dengan harga yang terpantau tetap beberapa hari belakangan, adalah beras Rp11 ribu per KG, jagung Rp1,925 per tongkol, bawang merah Rp26 ribu per KG, daging sapi Rp115 ribu per KG, daging ayam Rp28 ribu per KG, telur ayam Rp1,500 per butir, gula pasir Rp13 ribu per KG dan minyak goreng Rp13.500 per KG.

Menurut Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disdag Kota Makassar, Sri Rezeki, ada beberapa bahan pangan yang harganya mengalami kenaikan yang dipengaruhi faktor cuaca.

Kenaikan harga itu juga diberikan para pedagang lantaran pedagang di pasaran membelinya diharga yang naik.

“Jadi otomatis harga jualnya juga mengalami kenaikan. Karena kenaikan harga dipengaruhi oleh faktor cuaca,” ujar Sri, Kamis (7/1/2021).

Selain harga pangan tambah Sri, yang dipantau Disdag Makassar mengenai ketersediaan stok pangan.

Untuk beras, ketersediaan stok 582,86 ton dengan kebutuhan 358,14 ton. Jagung 12,23 ton dengan kebutuhan 10,29 ton.

Bawang merah ketersediaan 28,05 ton kebutuhan 19,43 ton, bawang putih ketersediaan 51,05 ton kebutuhan 45,29 ton, cabai besar merah ketersediaan 48,26 ton kebutuhan 43,29 ton, cabai rawit ketersediaan 64,07 ton kebutuhan 56,57 ton.

Ketersediaan stok daging sapi 8,25 ton kebutuhan 5,85 ton, daging ayam ketersediaan 54,45 ton kebutuhan 51,86 ton, telur ayam ketersediaan 43,43 ton kebutuhan 39,14 ton, gula pasir ketersediaan 46,57 ton kebutuhan 41,57 ton dan minyak goreng ketersediaan 61,17 ton kebutuhan 56,71 ton.

“Pemantauan ini dilakukan secara berulang-ulang setiap harinya,” tutupnya.

Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga