iklan Kareba Parlementa

Dewan Ungkap Penyebab Gagal Bayar Rekanan Pemprov Sulsel

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polemik antara kontraktor dan Pemprov Sulsel masih berlangsung, penyebabnya proses pembayaran belum juga dilakukan oleh pemerintah.

Salah seorang rekanan berinisial HI yang kini paket pekerjaannya belum dibayarkan mengatakan bahwa paket tersebut rata-rata adalah penunjukan langsung yang dikerjakan oleh rekanan tanpa pembayaran uang muka.

“Dan Gubernur paham adalah proyek penunjukan langsung yang di bawah 200 juta, yang kami kerjakan ini tanpa uang depan atau modal full dari rekanan. Kasihani kami ini pak Gub, kami ini pengusaha kecil, jangan matikan usaha kami, apa lagi ini masa sulit di tengah pendemi Covid-19, bukan hanya tukang belum terbayar tapi pabrikan material dan toko bangunan, kami masih punya sangkutan kredit, tentu ini berdampak trust/kepercayaan terhadap kami,” keluh HI.

Berita terkai: Terkait Keterlambatan Pembayaran Rekanan Pemprov, Nurdin Abdullah: Kalau Kualitasnya Gak Bagus Ngapain Dibayar

Anggota Komisi D DPRD Sulsel Ady Ansar menjelaskan duduk perkara soal para kontraktor dengan Pemprov Sulsel yang belakangan ini ramai dibicarakan.

“Sebenarnya bukan keterlambatan pembayaran tapi kita gagal bayar, sehingga pembayaraanya kita tangguhkan nanti di 2021 ini. Penyebab utamanya karena uang tidak tersedia cukup di kas daerah,” ujar Ady Ansar ke Sulselsatu.com, Rabu (13/1/2021).

Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulsel itu menambahkan bahwa, salah satu penyebab kas daerah tidak tersedia lantaran asumsi penerimaan atau pendapatan yang tidak terpenuhi. Seperti bagi hasil cukai rokok dan sejumlah dana transfer lainnya yang penyalurannya tertunda.

“Kalau PAD (pajak daerah) malah surplus sampai 104-110 persen. Belum (mampu membayar), karena pendapatan umum daerah itu terdiri dari pendapatan asli daerah dan transfer dari pemerintah pusat. Nah, bagi hasil dan dana transfer dari pusat yang belum terpenuhi,” ungkap politisi asal Kabupaten Selayar itu.

Berita terkait: Rekanan Pemprov Sulsel “Serang” Gubernur: Pak Gub Bayar Kami, Jangan Asal Bunyi Soal Kualitas Pekerjaan

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Sulsel membantah bila kas Pemprov Sulsel kosong. Dia menegaskan bahwa Pemprov Sulsel memiliki kas yang cukup besar untuk menyelesaikan pembayaran tersebut. Hanya saja, tambah Nurdin, ia enggan membayar para kontraktor jika pengerjaan proyek dinilai tidak sesuai sesuai ketentuan.

“Gak benar itu, gak benar, uang kita banyak, cuman rekanan maunya dibayar tapi kualitas kerjanya gimana? Kan Saya minta semua sebelum dibayar cek kualitas kerjanya, kalau gak bagus ngapain harus dibayar,” tutur Nurdin Abdullah, Senin (11/1/2021).

Editor: Asrul

Iklan PDAM
...

Populer

VIDEO: Habis Nonton Film Porno, Seorang Ayah di Medan Tega Setubuhi Anak Kandung

SULSELSATU.com - Seorang pria di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatra Utara tega setubuhi anak kandungnya. Dalam video terlihat pelaku berada di kantor polisi untuk dimintai keterangan. Pelaku...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

VIDEO: Kepanikan Warga Saat Gempa 6,2 Magnitudo di Majene Sulbar

  SULSELSATU.com - Gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat membuat kepanikan dan kerusakan di Wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) , Jumat (15/1/2021) pukul 01.28 WITA. Sejumlah rumah...

Gempa di Sulbar, Wali Kota Parepare Intruksikan Jajarannya Salurkan Bantuan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, prihatin atas gempa berkekuatan 6,2sr yang terjadi di Sulawesi Barat. Dimana mengakibatkan berbagai fasilitas pemerintahan...

Kabar Buruk! Pemkot Makassar Bakal Rumahkan Tenaga Honorer

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sebanyak 200 pegawai Pemerintah Kota Makassar yang berstatus tenaga kontrak atau honorer disejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan di rumahkan. Hal...

Artikel Lainnya

Alami Penurunan, APBD Maros Tahun 2021 Sebesar 1,4 Triliun

SULSELSATU.com, MAROS - Bupati Maros bersama DPRD Maros mensahkan Anggaran Pendapatan...

Isi BBM Premium di SPBU, Mobil Pete-pete di Jeneponto Terbakar

SULSELSATU.com, JENEPONTO - Mobil angkutan umum jenis Pete-pete nyaris ludes terbakar...

Alhamdulillah! Media Online Sulselsatu.com Terverifikasi Dewan Pers

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Media online Sulselsatu.com resmi sebagai perusahaan pers yang...

Dinkes Sulsel Harap Pendamping Gizi Sosialisasi Trisula Covid-19

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan...

Selain Kejaksaan, Bupati Barru Libatkan TNI-Polri Pantau Penyaluran Bantuan

SULSELSATU.com, BARRU - Bupati Barru Suardi Saleh, kembali meminta jajaran Forum...

Terkini

Satgas Penanganan Covid-19 Parepare Perpanjang Batas Jam Operasi Usaha

SULSELSATU.com, PAREPARE - Surat edaran pembatasan aktivitas masyarakat dan perdagangan serta...

VIDEO: Tegur Pembeli Jangan Merokok, Petugas SPBU di Makassar Dikeroyok

SULSELSATU.com - Seorang petugas SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar...

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit Penyangga Bagi Korban Gempa Sulbar

SULSELSATU.com, MAJENE - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah, menyediakan...

Gempa di Sulbar, Wali Kota Parepare Intruksikan Jajarannya Salurkan Bantuan

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, prihatin atas...

Empat Warna Baru Yamaha Mio M3 Ikuti Tren Milenial

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Yamaha kembali menghadirkan empat pilihan warna baru bagi...