Cerita Hatta Rahman Usai Divaksin Covid: Makin Segar dan Makin Nafsu Makan

SULSELSATU.com, MAROS – Bupati Maros, Hatta Rahman menceritakan kesannya sebagai orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 di Kabupaten Maros, Kamis (14/1/2021).

Bupati dua periode ini merasa dirinya semakin segar setelah divaksin di Puskesmas Lau. “Saya rasa ini setelah divaksin malah makin segar dan makin nafsu makan,” katanya.

Untuk di Kabupaten Maros sendiri kurang lebih 3.625 Vaksin telah di terima oleh Dinas Kesehatan Maros pada Rabu kemarin, (13/1/2021).

“Untuk hari ini ada 10 sample yang di berikan tadi untuk Forkopimda, di antaranya Kapolres Maros, Dandim, Ketua DPRD Maros, Danlanud, tokoh agama dan juga dari perwakilan media dulu ,” ujar Hatta Rahman.

Hatta juga menjelaskan, dari 3.625 vaksin yang diterima sebelum akhir Januari seluruh tenaga kesehatan akan divaksin menyusul di bulan Februari untuk masyarakat umum.

“Dari jumlah vaksin yang diterima, untuk nakes cukup. Mulai besok sebelum akhir Januari, seluruh nakes  sudah bisa di vaksin. Untuk masyarakat mungkin akan menyusul di bulan Februari,” ungkapnya.

Selain itu, setelah dipusatkan di Puskesmas Lau Dinas Kesehatan Maros nantinya akan membuka vaksinisasi ditiap kecamatan.

“Kita akan membuka lokasi vaksin di seluruh puskesmas di kecamatan-kecamatan. kita tidak akan memusatkannya lagi disini, karena terlalu lama prosesnya juga menghindari kerumunan,” bebernya.

Sementara itu, Untuk data jumlah pasien positif Covid-19 sendiri di Kabupaten Maros semakin meningkat dibanding sebelumnya.

“Seperti kita ketahui gelombang kedua Covid-19 meningkat tajam dibanding gelombang pertama, kemarin saja ada 52 kasus. Kita harus mewaspadai ini, pemerintah akan tetap menerapkan aturan yang lebih ketat dan mencari asal virusnya kenapa bisa naik drastis,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Lau, dr Darmawati menambahkan, pelaksanaan vaksin pertama di Kabupaten Maros ini berjalan lancar. Diakuinya, dari beberapa unsur forkopimda dan Ketua DPRD Maros yang dijadwalkan untuk mengikuti suntik vaksin, ada beberapa diantaranya tidak disuntik vaksin, karena beberapa alasan.

“Ada sekitar 14 orang perwakilan dari beberapa instansi dan unsur Forkopimda yang dijadwalkan untuk ikut vaksin, ada 4 orang yang tidak divaksin, karena beberapa alasan, diantaranya karena ada yang pernah mengalami covid dan ada yang terkendala masalah kesehatan,” jelasnya.

Proses vaksinasi covid-19 ini akan diberikan dua kali. Mereka yang sudah divaksin akan divaksin dua pekan yang akan datang. Dan kemungkinan pelaksanaannya akan dilakukan di puskesmas Turikale.

Pemkab Maros hingga saat ini tetap mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19. (*)

Penulis: INDRA SADLI PRATAMA

Editor: ANDI