BPBD Jeneponto Sebut Debit Air Bendungan Karalloe Sempat Status Waspada

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto menyebutkan jika debit air Bendungan Karalloe sempat berada di status waspada namun kini sudah status aman.
Hal tersebut katakan Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jeneponto, Mus Mulyadi kepada Sulselsatu.com, Selasa (19/1/2021).
Menurut Adi sapaannya itu mengatakan, Bendungan Karalloe sempat mengalami status waspada lantaran debit air terus meningkat akibat curah hujan yang cukup tinggi.
“Sekitar pukul 08 :57 WITA pagi tadi itu status waspada karena TMA (Tinggi muka Air) Bendungan Kelara Karalloe berada pada level 191,2 Mdpl,” ujarnya.
Namun status waspada itu turun menjadi status aman lantaran debit air perlahan surut.
“Alhamdulillah pukul 14.09 WITA sudah status aman dengan kondisi air di level 190 mdpl. Sekarang juga sudah berangsur-angsur surut, artinya dilokasi bendungan sudah tidak hujan dan cuaca cerah,” pungkasnya.
Namun demikian, Mus Mulyadi tetap mengimbau masyarakat terkhusus yang bermukiman di bantaran sungai tetap siaga dan waspada dari dampak musim hujan ini.
Sebab kata Mus Mulyadi, ketika setelah status waspada di Bendungan Karalloe, itu status awas.
“Artinya ketika status awas, debit air di daerah hulu itu sudah di atas normal sehingga kita di daerah hilir (Jeneponto) akan menerima dampak dari debit air yang di atas normal itu,” katanya.
Penulis: Dedi
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News