Pertamina Operasi Pasar di 11 Titik Daerah Terdampak Gempa Sulbar

SULSELSATU.com, MAMUJU – Pertamina terus berupaya mengantisipasi ketersediaan energi LPG di lokasi gempa Provinsi Sulawesi Barat.
Pertamina secara aktif melakukan operasi pasar di 11 titik daerah Mamuju dan Majene untuk mendekatkan akses pembelian LPG kepada masyarakat.
“Operasi pasar LPG yang dilakukan pada Kamis (21/1) ini tersebar di 6 titik Kabupaten Mamuju, berlokasi di Pertashop Bebangga, SPBU Tasui, SPBU Tapalang, SPBU Kalimamuju, SPBU Simbuang dan SPBU Simboro. Sedangkan, 5 titik lagi berada di Kabupaten Majene, berlokasi di Desa Onang, Desa Banua Sendana, Desa Sendana dan 2 titik di Malunda,” jelas Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali, Sabtu (23/1/2021).
Laode melanjutkan bahwa pola masyarakat selama ini mencari energi baik bbm maupun lpg di dataran rendah, kemudian kembali lagi ke dataran tinggi untuk mengungsi bersama keluarga.
Laode menambahkan Pertamina terus memperluas cakupan operasi pasar untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan LPG dengan harga HET (Harga Eceran Tertinggi).
“Operasi Pasar dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok LPG yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak 2.050 tabung telah digelontorkan untuk operasi pasar kemarin. “Kemarin kami siapkan masing – masing 1.260 tabung di Mamuju dan 790 tabung di Majene.” tambahnya.
“Kami berharap masyarakat membeli LPG sesuai kebutuhan, tidak perlu membeli lebih. Karena stok elpiji Pertamina mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Mamuju, Majene dan sekitarnya,” pungkas Laode.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News