images-ads-post

Rekanan Pemprov Minta DPRD Sulsel Tak Tinggal Diam Soal Keterlambatan Pembayaran

Iklan Humas SulSel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Para kontraktor yang bermitra dengan Pemprov Sulsel harus bersabar. Sebab, pembayaran belum ditunaikan pemerintah.

Salah sorang pelaku jasa konstruksi Firdaus Deppu, mengatakan dengan keterlambatan tersebut adalah suatu hal yang harus diperbaiki pemerintah Provinsi Sulawesi Kedepan.

“Saya kira dengan adanya keterlambatan pembayaran yang dilakukan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terhadap rekanan yang tergolong usaha kecil menengah adalah sautu hal yang harus diperbaiki kedepan  jangan terulang kembali,” kata Firdaus Deppu, Selasa (2/2/2021).

Mantan ketua OKK HIPMI BPD Sulsel dan juga Mantan pengurus BPP HIPMI Pusat Itu menekankan, bahwa rekanan yang belum dibayar merupakan penunjukan langsung, selain hanya untuk kebutuhan makan minum sehari para rekanan, juga menyangkut nasib banyak orang.

Ini sangat berpengaruh dengan tenaga kerja yang mereka pakai, sehingga kedepanya pemerintah Provinsi Sulsel harus cermat dan jeli ketika melakukan penganggaran, rekanan yang sudah bekerja anggarannya sudah tersedia, begitu selesai langsung terbayarkan.

“Dengan keterlambatan hari ini, Pemprov Sulsel harus mempunyai langkah yang taktis, bagaimana upaya upaya mereka cepat terbayarkan,” ujar Daus.

Firdus Deppu mengharapkan
kedepannya pemerintah provinsi Sulsel harus teliti dan cermat melakukan penganggaran dan segera nuntaskan pembayaran kepada kontraktor.

“Saya kira cukup bersabarlah rekanan yang belum terbayarkan satu bulan lebih, itu kalau dikonversi dengan bunga keuangan, itukan sangat merugikan. Sehingga kedepannya pemerintah provinsi harus teliti dan cermat melakukan penganggaran.
Mudah-mudahan bulan ini bisa diselesaikan Pemprov Sulsel,” harapnya.

Menurut Daus dengan kondisi pendemi  seperti ini sangat dibutuhkan sekali pembayaran. Dengan kejadian ini, dikwatirkan tidak ada lagi orang yang mau bekerja sebagai rekanan, karena ketakutan tak terbayarkan itu ada.

“Kondisi pendemi seperti ini sangat dibutuhkan sekali pembayaran. Mencari pekerjaan sangat susah apalagi begini orang tidak terbayarkan, kedepannya saya takutkan tidak ada lagi orang yang mau bekerja sebagai rekanan, karena ketakutan tak terbayarkan itu ada,” tegas Daus.

Firdaus Deppu meminta DPRD melakukan fungsi pengawasan dalam penganggaran, supaya lebih memantau apa yang dilakukan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Dengan kejadian ini, Pemprov kurang cermat, saya meminta DPRD melakulan fungsi pengawasan anggaran, supaya lebih memantau apa yang dilakukan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” tutup Daus.

Diketahui Sejumlah kontraktor yang menggarap proyek fisik maupun pengadaan di Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang hingga saat ini belum terbayar. Diduga, pembayaran tidak dilakukan oleh Pemprov Sulsel, karena kas keuangan kosong. Padahal tanggungjawab pekerjaan telah diselesaikan pada awal Desember 2020.

Editor: Asrul

Iklan Humas SulSel

Berita Terkait

VIDEO: Kesedihan Warga Baduy Saat Hutan Sakralnya Dirusak Penambang Liar

SULSELSATU.com - Sebuah video memperlihatkan kesedihan warga Baduy saat mengetahui hutannya dirusak oleh penambang liar. Dalam video terlihat seorang warga Baduy meminta pemerintah ikut serta...

Perumda Air Minum Janji Salurkan Air Bersih ke Rumah Warga di Aspol Antang

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Perumda Air Minum Kota Makassar mendatangi warga Aspol Antang yang akhir-akhir ini tidak mendapatkan air bersih. Kepala Wilayah Pelayanan III, Ahsan bersama...

FPG Desak Pemprov Selesaikan Masjid Kubah, Stadion Mattoanging dan Barombong

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Fraksi Golkar DPRD Sulsel mendesak Pemprov Sulsel untuk melanjutkan pembangunan Stadion Mattoanging, Stadion Barombong, dan masjid 99 Kubah di kawasan Center...

Populer

7 Jurus Menghadapi Orang yang Benci Sama Kita

SULSELSATU.com, Setiap orang yang membenci kita memiliki alasannya masing-masing. Bisa jadi karena kita terlalu berlebihan, kita memiliki sikap dan sifat yang tidak disukai oleh...

Dituduh Cabuli Stafnya, Kuasa Hukum Kadishub Barru: Klien Saya Dijebak untuk Jatuhkan Posisinya Sebagai Kadis

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kuasa Hukum Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Barru Anshar Tahir, Yusuf Gunco angkat bicara perihal adanya laporan dugaan pelecehan ke sejumlah wanita...

VIDEO: Gisel Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Video Porno

SULSELSATU.com - Artis Gisel ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video syur. Ia ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara. Hasil pemeriksaan beberapa saksi dan ahli,...

6 Kerajaan Tertua di Indonesia

SULSELSATU.com - Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak kerajaan pada jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan tersebut pernah jaya pada masanya dan kini kita hanya bisa...

OPINI: Tantangan Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Triliana s. Utina (Mahasiswa Universitas Gorontalo) Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, penyebaran virus corona (Covid-19) yang semakin hari semakin meningkat menjadi...

Hotel Dalton Makassar Siapkan Menu Buka Puasa Sepuasnya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Dalton Makassar selama Ramadan 2021 menawarkan paket buka puasa makan sepuasnya (all you can eat) mulai dari harga Rp68 ribu nett...

VIDEO: Video Syur Mirip Gisel Viral di Media Sosial

SULSELSATU.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video syur yang diduga mirip dengan Gisel, Sabtu (7/11). Nama Gisel trending di Twitter karena beredar video syur...

Pengacara Muda Asal Makassar Pinang Fashion Blogger Indah Nada Puspita

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Hijabers cantik, Indah Nada Puspita yang populer dikenal sebagai fashion blogger hijab di Indonesia resmi dilamar oleh seorang pengacara muda asal...
Iklan Nasdem
images-ads-post
Humas Pemkot Makassar
Humas Pemkot Makassar