Logo Sulselsatu

Rekanan Pemprov Minta DPRD Sulsel Tak Tinggal Diam Soal Keterlambatan Pembayaran

Asrul
Asrul

Selasa, 02 Februari 2021 09:20

Ilustrasi (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)
Ilustrasi (Sulselsatu/Kink Kusuma Rein)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Para kontraktor yang bermitra dengan Pemprov Sulsel harus bersabar. Sebab, pembayaran belum ditunaikan pemerintah.

Salah sorang pelaku jasa konstruksi Firdaus Deppu, mengatakan dengan keterlambatan tersebut adalah suatu hal yang harus diperbaiki pemerintah Provinsi Sulawesi Kedepan.

“Saya kira dengan adanya keterlambatan pembayaran yang dilakukan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, terhadap rekanan yang tergolong usaha kecil menengah adalah sautu hal yang harus diperbaiki kedepan jangan terulang kembali,” kata Firdaus Deppu, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga : DPRD Sulsel Dorong Kontribusi PT Vale Diperjelas Lewat Perda

Mantan ketua OKK HIPMI BPD Sulsel dan juga Mantan pengurus BPP HIPMI Pusat Itu menekankan, bahwa rekanan yang belum dibayar merupakan penunjukan langsung, selain hanya untuk kebutuhan makan minum sehari para rekanan, juga menyangkut nasib banyak orang.

Ini sangat berpengaruh dengan tenaga kerja yang mereka pakai, sehingga kedepanya pemerintah Provinsi Sulsel harus cermat dan jeli ketika melakukan penganggaran, rekanan yang sudah bekerja anggarannya sudah tersedia, begitu selesai langsung terbayarkan.

“Dengan keterlambatan hari ini, Pemprov Sulsel harus mempunyai langkah yang taktis, bagaimana upaya upaya mereka cepat terbayarkan,” ujar Daus.

Baca Juga : Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun

Firdus Deppu mengharapkan
kedepannya pemerintah provinsi Sulsel harus teliti dan cermat melakukan penganggaran dan segera nuntaskan pembayaran kepada kontraktor.

“Saya kira cukup bersabarlah rekanan yang belum terbayarkan satu bulan lebih, itu kalau dikonversi dengan bunga keuangan, itukan sangat merugikan. Sehingga kedepannya pemerintah provinsi harus teliti dan cermat melakukan penganggaran.
Mudah-mudahan bulan ini bisa diselesaikan Pemprov Sulsel,” harapnya.

Menurut Daus dengan kondisi pendemi seperti ini sangat dibutuhkan sekali pembayaran. Dengan kejadian ini, dikwatirkan tidak ada lagi orang yang mau bekerja sebagai rekanan, karena ketakutan tak terbayarkan itu ada.

Baca Juga : Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang

“Kondisi pendemi seperti ini sangat dibutuhkan sekali pembayaran. Mencari pekerjaan sangat susah apalagi begini orang tidak terbayarkan, kedepannya saya takutkan tidak ada lagi orang yang mau bekerja sebagai rekanan, karena ketakutan tak terbayarkan itu ada,” tegas Daus.

Firdaus Deppu meminta DPRD melakukan fungsi pengawasan dalam penganggaran, supaya lebih memantau apa yang dilakukan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Dengan kejadian ini, Pemprov kurang cermat, saya meminta DPRD melakulan fungsi pengawasan anggaran, supaya lebih memantau apa yang dilakukan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” tutup Daus.

Baca Juga : Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN

Diketahui Sejumlah kontraktor yang menggarap proyek fisik maupun pengadaan di Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang hingga saat ini belum terbayar. Diduga, pembayaran tidak dilakukan oleh Pemprov Sulsel, karena kas keuangan kosong. Padahal tanggungjawab pekerjaan telah diselesaikan pada awal Desember 2020.

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...
Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...
Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...