Tegas! Pemkab Gowa Langsung Tutup RM Pak Tjomot Karena Langgar Prokes

Tegas! Pemkab Gowa Langsung Tutup RM Pak Tjomot Karena Langgar Prokes

SULSELSATU.com, Gowa – Pemkab Gowa menutup sementara Rumah Makan Pak Tjomot, karena melanggar protokol kesehatan. Tim Gabungan mendapati karyawan rumah makan di Jalan Sultan Hasanuddin tersebut positif COVID-19 saat Operasi Yustisi, Rabu (3/2/2021).

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, petugas mendapati sejumlah karyawan RM Pak Tjomot tidak menggunakan masker. Sehingga petugas langsung melakukan tes rapid antigen.

“Hasil rapid antigen yang dilakukan tim di lapangan menemukan satu pegawainya menunjukkan reaktif atau positif. Dia pun langsung kita bawa ke rumah sakit daerah untuk dilakukan screening,” katanya.

Sanksi berupa denda juga dikenakan ke RM Pak Tjomot. Jika masih membandel, lanjut Adnan, tindakan lebih tegas lagi akan dijatuhkan. “Izin usahanya akan dicabut,” lanjutnya.

Tim gabungan juga menemukan pelanggaran protokol kesehatan di RM Cang Kuning. Tak jauh dari RM Pak Tjomot. Meja pelanggannya terlihat berdekatan. Setelah ditegur, pihak rumah makan langsung mengubah tata mejanya.

“Pengawasan penegakkan protokol kesehatan memang harus tegas dilakukan. Terutama di tempat-tempat usaha dan warung makan,” demikian Adnan.

Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa dr. Alamsyah Bachtiar mengungkapkan, saat melakukan operasi penegakkan protokol kesehatan di RM Pak Tjomot petugas mendapati karyawan tidak menggunakan masker. Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Wajib Masker dan Protokol Kesehatan maka dilakukan penindakan sosial dan pemeriksaan antigen. 

“Yang positif sudah kita berikan tindakan,” katanya. 

Untuk sementara sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) semua karyawan Rumah Makan Pak Tjomot yang kontak erat dengan pasien positif akan langsung diperiksa. Selain itu rumah makan tersebut juga akan dilakukan penyemprotan disanifektan. 

“Sambil melihat hasil dari seluruh karyawan yang kita periksa dan selama penyemprotan kita lakukan, kita instruksikan untuk sementara warung ini ditutup terlebih dahulu,” ujarnya. 

Terpisah, Penanggung Jawab Rumah Makan Pak Tjomot, Andi mengungkapkan, pihaknya akan melakukan penyemprotan disenfektan dan seluruh pegawai akan menjalani pemeriksaan tes SWAB.

“Mungkin karyawan kita yang tidak pakai masker itu saat dia membersihkan. Sesak jika pakai masker,” ujarnya.

Penulis: Jahir Majid

Editor: Midkhal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga