Banjir Makassar, Warga Antang Terpaksa Mengungsi dan Butuh Bantuan

Banjir Makassar, Warga Antang Terpaksa Mengungsi dan Butuh Bantuan

SULSELSATU.com, Makassar – Akibat intensitas curah hujan yang tinggi, mengakibatkan dua kelurahan di Kecamatan Manggala, Kota Makassar terendam banjir. Ketinggian air pun bervariasi. Di blok 8 banjir merendam dengan tinggi satu meter. Sedangkan blok 6 dan 10 mencapai 1,5 meter.

Camat Manggala, Anshar Umar mengungkapkan, saat ini di kelurahan Manggala, blok 6 dan 10, tercatat sudah 60 Kepala Keluarga (KK), atau 232 jiwa yang terdampak banjir. Sedangkan di Kelurahan Batua, sebanyak 49 KK atau 165 jiwa yang terdampak.

Mereka terpaksa harus mengungsi, sebab tinggi air sudah mencapai pinggang orang dewasa, bahkan ada yang sudah hampir setinggi rumah warga. “Saat ini yang baru ada laporannya itu, di Kelurahan Batua dan Manggala. Ada yang melakukan pengungsian di tetangganya atau keluarganya, dan ada di yang di masjid,” ujar Anshar, Kamis (11/3/2021).

Saat ini warga terdampak banjir tersebut, membutuhkan makanan cepat, bahan makanan, perlengkapan bayi, serta fasilitas kesehatan. Ia pun mengimbau, agar proses evakuasi warga bisa segera dirampungkan. “Yang paling pertama evakuasi, dan teman dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) serta tim rescue dari pemadaman, stand by terus,” pungkasnya.

Adapun rincian pengungsi , Di Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala yaitu, Di Masjid Nurul Muttahid RW 08, Kelurahan Batua sebanyak 5 KK atau 10 jiwa. Di RT 5/RW 3, Masjid Attoyiba, Kelurahan Batua, sebanyak 37 KK atau 130 jiwa. Terdiri dari 42 anak-anak, balita 10, Bayi 3 orang. Mesjid Babul Resky, Kelurahan Batua, sebanyak 7 KK atau 25 jiwa

Jumlah keseluruhan yang terdampak banjir di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala yaitu, 60 KK 232 Jiwa, dengan rincian:

Laki-laki dewasa 91 jiwa

Laki-laki anak-anak 13 jiwa

Laki-laki bayi 9 jiwa

Perempuan dewasa 99 jiwa

Perempuan anak 9 jiwa

Perempuan bayi 11 jiwa

Sementara pengungsi di Masjid Jabal Nur, Blok 10, Kelurahan Manggala:

30 KK

8 balita

3 bayi

3 ibu hamil.

117 jiwa.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Midkhal

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga