Pemkab Gowa Siagakan Posko Bencana Hadapi Cuaca Buruk, Standby 24 Jam

SULSELSATU.com, GOWA – Menghadapi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Gowa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengambil tindakan cepat untuk melakukan penanganan. Apalagi dampak dari cuaca ekstrem ini menyebabkan sejumlah wilayah di kecamatan dataran rendah tenggelam banjir hingga pohon tumbang.
Kepala BPBD Kabupaten Gowa, Ikhsan Parawansa mengatakan, sebagai langkah antisipasi bencana alam pihaknya sudah membangun posko bencana. Posko tersebut pun akan di standby selama 24 jam.
“Jika ada kejadian-kejadian kami langsung turun dan di posko kami terus memantau dan kami siap membackup jika ada hal yang terjadi yang tidak diinginkan,” katanya, Sabtu (3/4/2021).
Tak hanya posko di tingkat kabupaten, posko penanganan bencana juga dibentuk hingga ke tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
“Pak Bupati Gowa juga sudah ada surat ke seluruh camat desa untuk membuat posko bencana alam maupun non alam. Jadi teman-teman di kecamatan dan desa serta kelurahan itu membuat posko,” ungkapnya.
Terpisah, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berdoa agar cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Gowa segera berlalu.
“Mari kita semua berdoa, agar situasi ini tidak meningkat dan segera berlalu. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha,” katanya dikutip dalam akun Instagram pribadinya.
Orang nomor satu di Gowa ini mengatakan curah hujan yang tinggi mengakibatkan status hilir Sungai Jeneberang berstatus waspada. Hal ini berdasarkan hasil pemantauan di Bendungan Bissua. Ia juga meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News