Logo Sulselsatu

Istri Nurdin Abdullah Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 25 Mei 2021 18:45

Istri Nurdin Abdullah Mangkir dari Pemeriksaan KPK

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil penyidikan terhadap sejumlah saksi terkait kasus suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkup Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021, Selasa (25/05/2021).

Sebelumnya KPK memanggil 4 Saksi diantaranya, Istri Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah, Liestiaty Fachruddin dan tiga saksi lainnya Idawati (Swasta), H Haeruddin, SE (Wiraswasta) dan A. Makkasau Karyawan swasta. Keempat saksi tersebut rencananya diperiksa di Polda sulsel, yang dijadwalkan pada hari Senin (24/05/2021) kemarin.

Juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan dari empat saksi yang diperiksa hanya dua yang hadir memenuhi panggilan, diantaranya Haeruddin dan A Makkasau, keduanya berprofesi sebagai karyawan swasta (A Makkasau), satu orang wiraswasta (H Haeruddin).

Baca Juga : Didakwa Terima Suap Miliaran Rupiah, Kuasa Hukum Nurdin Abdullah Bakal “Lawan” KPK

Bertempat di Polda Sulsel, Tim Penyidik telah selesai melakukan pemeriksan saksi-saksi untuk Tsk NA dkk, sebagai berikut, Haerudin dan A. Makasau” ungkapnya kepada Sulselsatu.com

Sponsored by MGID

Sementara dua saksi lainnya memilih mangkir diantaranya, Istri Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah, Liestiaty Fachruddin serta Idawati yang merupakan Direktur Direktur PT Tocipta memilih mangkir dari panggilan KPK.

Ali Fikri mengetakan, Liestiaty telah mengkonfirmasi pihak KPK dan memilih menolak untuk menjadi saksi. Sementara Idawati memilih tidak hadir tanpa memberi keterangan.

Baca Juga : Berkas Perkara Lengkap, NA Segera Diadili

Liestiaty Fachruddi (Istri NA), tidak hadir dan mengkonfirmasi kepada Tim Penyidik dengan alasan menolak menjadi saksi” paparnya

Untuk itu pihak KPK meminta kedua untuk kooperatif dalam pemanggilan selanjutnya. “karenanya KPK menghimbau agar kooperatif memenuhi panggilan Tim Penyidik selanjutnya.” pungkasnya

Sekedar diketahui, Tim Penyidik KPK menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), menetapkan Nurdin Abdullah (NA) sebagai tersangka atas kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan serta pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Warga Pulau ke Gubernur Sulsel Nonaktif: Terima Kasih Pak Sudah Peduli ke Kami

Penetapan Nurdin Abdullah (NA) sebagai tersangka merupakan tindak lanjut atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Jumat (26/2/2021) malam di Sulawesi Selatan.

Selain Nurdin, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya. Keduanya yakni, Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Sulawesi Selatan, Edy Rahmat (ER), dan seorang kontraktor, Agung Sucipto (AS).

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Video29 Juli 2021 00:36
VIDEO: Mensos Risma Sidak Penyaluran BST di Tangerang
SULSELSATU.com – Menteri Sosial, Tri Rismaharini melakukan sidak di Kota Tangerang, Rabu (28/7/2021). Risma memeriksa mengenai perkembangan peny...
Video28 Juli 2021 21:15
VIDEO: Hujan Es Jumbo di Italia, Sejumlah Orang Terluka
SULSELSATU.com – Sejumlah kendaraan rusak akibat diterjang hujan es di Italia, Selasa (27/7/2021). Hujan es tersebut disebabkan badai singkat ya...
Makassar28 Juli 2021 21:00
Sudirman Sulaiman Hadiri Dua Titik Vaksinasi Massal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Kali ini, Sudirman Sulai...
Sponsored by MGID
Video28 Juli 2021 19:38
VIDEO: Pedagang Sayur Mirip Banget Sama Sule, Netizen: KW Super
SULSELSATU.com – Seorang pedagang di pasar mirip dengan artis Sule viral di media sosial. Dalam video terlihat pria mirip dengan Sule tengah ber...