PPKM Diberlakukan, Danny Sebut Ormas Islam Sepakat Penutupan Rumah Ibadah

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menyebut Ormas Keamanan di kota Makassar sepakat dengan kebijakan pemerintah terkait penutupan rumah ibadah mulai hari Selasa 6 Juli hingga wilayah tersebut dinyatakan aman dari penularan Covid-19.
Kebijakan tersebut berdasarkan Surat edaran Wali Kota Makassar yang merupakan instruksi dari Pusat dimana menyebutkan wilayah kabupaten/kota masuk zona orange dan zona merah, peribadatan di rumah ibadah ditiadakan sementara waktu dan dioptimalkan di rumah, hingga wilayah tersebut dinyatakan aman atau berstatus zona hijau.
” Soal penutupan rumah ibadah, beberapa pandangan semua ormas Islam tadi, termasuk dengan pemuka pemuka keagamaan kristiani dan Konghucu tapi kami lewat WhatsApp, tapi yang lewat langsung kami tadi bicarakan, yang pertama prinsip semua ormas baik itu FKUG , baik itu MUI Muhammadiyah, NU, dan DII hampir lengkap ormas islam memutuskan bahwa mendukung usaha pemerintah” jelas Danny Pomanto usai menerima perwakilan ormas Islam di kediamannya, Jalan Amirullah, Rabu (7/7/21).
Lebih lanjut, Danny mengaku seluruh ormas meminta agar kualitas protokol kesehatan lebih ditingkatkan. Selain itu penanganan di mesjid mesjid dilakukan secara edukatif dan tidak reprensif.
“ketiga jangan mesjid di kerasi atau penanganannya reprensif , mohon penanganan yang lebih Edukatif” ucapnya
Untuk Tempat Hiburan Malam (THM) yang juga menjadi polemik, Danny mengaku akan menutup THM jika ada laporan masuk seperti tidak mematuhi protokol kesehatan.
“Satu yang berbuat saya akan tutup semuanya. Laporkan saja langsung. Dan saya akan tindaki,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua FKIB, Prof. Arifuddin Ahmad mengatakan menyikapi pertanyaan-pertanyaan tentang penutupan rumah ibadah pertemuan ini salah satu poin terpenting adalah bagaimana mensiasati pemanfaatan rumah ibadah tetap jalan dalam rangka penguatan tetapi juga tidak bertentangan dengan instruksi Menteri Dalam Negeri.
“Kita sangat mendukung dan semua ormas dan forum umat beragama sangat mendukung langkah pak wali untuk melakukan deteksi awal terhadap seluruh bahkan sampai di tingkat RT dan menurut saya ini akan memudahkan kami dari majelis agama maupun pimpinan ormas untuk lebih mudah menyampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News