Logo Sulselsatu

Prioritaskan Nakes, Taufan Pawe Diundang Jadi Pembicara di Kemenkes RI

Midkhal
Midkhal

Kamis, 29 Juli 2021 12:35

Prioritaskan Nakes, Taufan Pawe Diundang Jadi Pembicara di Kemenkes RI

SULSELSATU.com, Parepare – Walikota Parepare, Taufan Pawe kembali dipercaya menjadi narasumber pada acara berskala nasional. Kali ini dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Lewat Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK), Taufan Pawe dipercaya menjadi pembicara pada Webinar Sosialisasi Insentif Tenaga Kesehatan Pusat dan Nasional yang digelar Jumat 30 Juli 2021 mendatang.

Disana, Walikota Parepare dua periode itu akan berbicara soal dukungan pemerintah daerah dalam percepatan penyerapan insentif tenaga kesehatan.

Baca Juga : Kabar Gembira! Warga Parepare Pasien Covid Isoman di Rumah Bakal Diberi Tunjangan Uang

Ketua DPD I Golkar Sulsel itu tidak sendirian. Taufan Pawe bakal disandingkan dengan nara sumber lainnya seperti Direktur FDPPD Kemendagri Marissi Parulian, Direktur Dana Transfer Khusus Kementerian Keuangan Putut Hari Styaka, dan Direktur Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dr. Yana Akhmad.

Diketahui, Taufan Pawe kini menjadikan insentif tenaga kesehatan bagian dari prioritasnya. Hal ini menyusul terhentinya insentif nakes dari Kementerian Kesehatan.

Selain tunggakan pada tahun 2020, Pemkot juga telah menyiapkan anggaran untuk tunggakan insentif nakes di tahun 2021.

Baca Juga : Alhamdulillah! Pemkot Parepare Lunasi Insentif Nakes, Menyusul Insentif Tenaga Vaksinasi

Sebelumnya, Taufan Pawe mengungkapkan, pembayaran insentif awalnya menjadi kewajiban Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun, setelah berkoordinasi dengan BPK dan Inspektorat, Pemkot Parepare mengintervensi dengan mengeluarkan kebijakan untuk mengcover insentif nakes menggunakan APBD Kota Parepare.

Sebagai bukti kepedulian terhadap Nakes yang telah berjuang sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

“Salah satu intervensi yang saya lakukan dalam memberikan hak-hak nakes sebagai ujung tombak yakni kebijakan penganggaran insentif nakes yang terhenti September 2020 lalu. Kami koordinasikan dengan BPK, dan BPK juga menilai bahwa kebijakan itu normatif dalam upaya penyelamatan di tengah situasi Covid-19,” demikian Taufan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Fardi
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Februari 2023 22:45
Danny Pomanto Promosikan ‘Makassar Kota Makan Enak’ di Puppet Show Kalla Toyota
SULSELSATU.com,MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto membuka secara resmi Puppet Show yang digelar oleh Kalla Toyota di Nipah Mall, K...
Video02 Februari 2023 22:31
VIDEO: Penampakan Pasca Banjir Bandang di Pare-pare
SULSELSATU.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Parepare sejak sore kemarin, akibatnya sejumlah wilayah terdampak banji...
News02 Februari 2023 22:19
Dukung Produktivitas Usaha Warga, Amartha Foundation Resmikan Desa Digital
Amartha Foundation (Yayasan Tanggung Renteng Sejahtera) atau Amartha.org meresmikan program Desa Digital Amartha di Desa Tambu, Balaesang, Donggala, S...
Makassar02 Februari 2023 21:58
Tiga Proyek Besar yang Gagal Lelang, Danny: Kita Sempurnakan, Diselesikan November
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tiga Proyek besar Pemerintah Kota Makassar mengalami gagal lelang dalam tender dini 2022. Ketiga Proyek tersebut diketahu...