LSM Kapal Perempuan Dirikan Radio Darurat Siaga Covid-19 Dukung Pembelajaran di Daerah Terpencil

SULSELSATU.com, MAKASSAR – LSM Kapal Perempuan inisiasi dirikan radio darurat siaga Covid-19 untuk mendukung pembelajaran jarak jauh bagi siswa di daerah terpencil. Beberapa daerah yang dimaksud seperti Pulau Sabutung Kabupaten Pangkajene Sulsel dan pengunungan Desa Sukadana, Lombok Utara.
Proyek radio darurat siaga Covid-19 ini mendapat dukungan dari Kedutaan Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste. Radio ini telah menjangkau 459 siswa dari keluarga miskin yang menghadapi masalah dalam pembelajaran jarak jauh seperti keterbatasan listrik, sinyal internet lemah, dan kelangkaan kepemilikan perangkat.
Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn mengatakan, informasi menguatkan kita. Pemberdayaan adalah hal yang lebih penting pada masa krisis kesehaatan global di pandemi saat ini.
“Terobosan radio darurat siaga Covid-19 Kapal Perempuan telah memberikan informasi yang mengubah hidup masyarakat terpinggirkan terkait isu-isu penting seperti gender, keyakinan vaksinasi, dan mengembangkan usaha kecil. Mereka telah menjangkau siswa yang termarginalkan, penyandang disabilitas, nelayan, UMKM, petani, guru, dan lansia,” jelasnya, Kamis, (12/8/2021).
Sementara itu, Direktur Kapal Perempuan, Misiyah mengatakan kami berharap radio di Sabutung maupun di Lombok dapat terus membagikan pengetahuan terkait isu penting seperti pencegahan pernikahan anak di bawah umur, darurat siaga Covid-19, kekerasan berbasis gender, pendampingan darurat dan pengembangan bisnis untuk perempuan.
“Saya berharap kerjasama ini dapat menghasilkan dukungan dari para pemangku kepentingan untuk memperkuat radio darurat siaga Covid-19 dan radio komunitas sebagai media alternatif bagi masyarakat. Berharap dapat bekerjasama dengan mitra untuk memfasilitasi pengembangan dan percepatan izin radio di daerah terpencil,” terangnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News