Kredit Sektor Perdagangan Tumbuh Tinggi di Tengah Pandemi

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Realisasi kredit UMKM di Sulsel tumbuh 2,93% persen menjadi Rp42,1 triliun. Pertumbuhan kredit tertinggi terdapat pada kredit usaha kecil sebesar 18,49 persen menjadi Rp17,18 triliun.
Adapun kredit usaha menengah tumbuh 12,52 persen menjadi Rp14,26 triliun. Namun, kredit usaha mikro menurun 22,52 persen menjadi Rp10,507 triliun.
Kepala OJK Regional 6 Sulampua, Nurdin Subandi mengatakan, berdasarkan sektor lapangan usaha, pertumbuhan kredit dengan share tertinggi yaitu ke sektor perdagangan sebesar 26,8 persen. Tumbuh 3,32 persen dari tahun sebelumnya (yoy).
“Selanjutnya, sektor yang juga tumbuh adalah sektor pertanian, perburuan dan kehutanan sebesar 5,65 persen, dan tumbuh 23,61 persen (yoy). Kemudian, untuk sektor konsumsi tumbuh 4,9 persen, -4,23 persen dari tahun sebelumnya,” kata Nurdin Subandi, Sabtu, (21/8/2021).
Pertumbuhan kredit untuk sektor bukan lapangan usaha, yaitu kredit pemilihan peralatan rumah tangga lainnya tumbuh 1,95 persen dengan share sebesar 20,17 persen. Selanjutnya sektor pemilikan rumah tinggal tumbuh 8,78 persen dengan share 13,72 persen.
Nurdin Subandi menjelaskan, penyaluran kredit perbankan tercatat tumbuh 4,25 persen menjadi Rp126,404 triliun, yang terdiri dari kredit modal kerja sebesar Rp50,10 triliun, kredit investasi Rp17, 22 triliun, dan kredit konsumsi 59, 12 triliun.
“Untuk menjaga momentum kredit, diberikan ruang gerak bagi industri keuangan. Ada kebijakan relaksasi supaya memberikan ruang gerak dan kredit tetap tumbuh di tengah pandemi,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News